Mahasiswa KKN UM Bima Diterima di Maria Utara, Fokus pada Pemberdayaan dan Solusi Desa
![]() |
| Mahasiswa KKN dan Dosen Pembimbing KKN UM Bima saat diterima oleh Kepala Desa dan jajaran di Kantor Desa Maria Utara, Wawo Kabupaten Bima. |
Bima, Zona Rakyat.-Pemerintah Desa Maria Utara, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, secara resmi menerima mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Muhammadiyah Bima (UM Bima) pada Rabu, (01/06/2026). Kegiatan penerimaan berlangsung di Kantor Desa Maria Utara dan dihadiri oleh aparat desa, dosen pembimbing lapangan (DPL), serta mahasiswa peserta KKN.
Sebanyak 16 mahasiswa UM Bima yang tergabung dalam Posko 30 akan melaksanakan pengabdian masyarakat selama masa KKN di desa tersebut. Program ini diharapkan menjadi wadah implementasi ilmu pengetahuan mahasiswa sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan desa.
Kepala Desa Maria Utara, Arafik, S.Sos, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Universitas Muhammadiyah Bima yang telah mempercayakan desanya sebagai lokasi pelaksanaan KKN. Ia menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa KKN sangat dinantikan oleh masyarakat desa.
“Kami sangat menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN UM Bima di Desa Maria Utara. Ini menjadi momentum penting bagi kami untuk berkolaborasi dalam membangun desa. Kami berharap mahasiswa tidak hanya menjalankan program formal, tetapi juga mampu menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, memberikan edukasi, serta menghadirkan inovasi yang bermanfaat,” ujar Arafik.
Ia juga menambahkan bahwa pemerintah desa siap mendukung seluruh program kerja mahasiswa selama pelaksanaan KKN. Pemerintah desa siap bersinergi dan memfasilitasi kegiatan mahasiswa.
"Kami berharap program yang dilaksanakan dapat berkelanjutan dan memberikan dampak nyata, terutama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat desa,” tambahnya.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Posko 30 Maria Utara, Dr. Ihlas, menegaskan bahwa kegiatan KKN merupakan bagian dari tridharma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya mahasiswa untuk mampu beradaptasi dengan lingkungan serta merancang program kerja yang relevan dengan kebutuhan masyarakat desa.
“Kami berharap mahasiswa dapat menjalankan program KKN secara maksimal, dengan mengedepankan kolaborasi bersama pemerintah desa dan masyarakat. Kehadiran mahasiswa harus mampu memberikan solusi atas persoalan yang ada, serta menciptakan program yang berdampak langsung dan berkelanjutan,” tegasnya.
Dr. Ihlas juga mengingatkan para mahasiswa untuk menjaga etika, nama baik almamater, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sosial selama berada di tengah masyarakat.
Dengan diterimanya mahasiswa KKN UM Bima ini, diharapkan sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dapat terus terjalin dalam upaya meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat di pedesaan. (ZR3)




.jpg)


Tidak ada komentar
Posting Komentar