• IMM Cabang Bima Gelar Latihan Instruktur Dasar (LID) Se-Indonesia Timur

    Foto Pembukaan Latihan Instruktur Dasar (LID) PC IMM Cabang Bima
    Bima, (Zona Rakyat). Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Bima mengelar Latihan Instruktur Dasar (LID) Se-Indonesia Timur dengan tema "Instruktur Sebagai Penyangga keberlanjutan Kepimpinan IMM dan Kepemimpinan Di Indonesia" mulai Kamis - Rabu, 12 - 19 September 2019 yang dipusatkan di GSG Muhammadiyah Salama Kota Bima.

    Pembukaan acara ini dihadiri oleh Asisten II Bupati Bima H.Nurdin, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota  Bima H.Mansur, Forum komunikasi Alumni (Fokal) IMM Bima, KNPI II Kota Bima, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bima, juga dihadiri oleh seluruh kader IMM di Bima. 

    Dalam laporannya Ketua Panitia Pelaksana Latihan Instruktur Dasar (LID) IMMawan Dahlan melaporakan jumlah peserta yang di nyatakan lulus dan mengikuti Latihan Instruktur Dasar (LID) Se-Indonesia timur ini sebanyak 32 orang.

    Dalam sambutannya Ketua Umum IMM Cabang Bima, IMMawan Andriadin menyampaikan Latihan Instruktur Dasar (LID) merupakan salah satu proses kaderisasi yang paling urgensi dalam IMM, Latihan Instruktur Dasar dilakukan setiap tahun untuk membentuk instruktur yang kompeten, progresif dan berahlakul karimah untuk menjadi pembina bagi kader-kader yang lain.

    Untuk itu, lanjutnya Instruktur harus mempunyai integritas dan kapasitas dalam menentukan masa depan IMM lebih-lebih masa depan bangsa dan negara. 

    "Unstruktur IMM adalah jantungnya Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah,  andaikata denyutan jantung itu berhenti maka semua organ yang ada dalam sebuah struktur itu akan ikut berhenti", Tuturnya. 

    Sementara Dr. Ridwan M.Sa'id, SH., MH mewakili Forum Komunikasi Alumni (Fokal IMM) dalam sambutanya mengingatkan agar nantinya para Instruktur dapat berkomitmen  dalam mengembangkan kader dan organisasi dan tidak membiarkan IMM mati dalam kesendirian.

    "IMM mengajarkan kebaikan, keteladanan, persaudaraan, kebersamaan, karena itu kader tidak boleh lupa diri apalagi menghianati IMM", Ucapnya. (ZR.17)