• Pengurus PWI Perwakilan Bima Resmi Dikukuhkan

    Pengurus PWI Cabang NTB Jamhur Husen saat mengukuhkan pengurus PWI Perwakilan Bima, Senin (24/8/2020)
    Kota Bima, (Zona Rakyat).-Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Bima resmi dikukuhkan oleh Pengurus PWI NTB H Abdul Muis, di Kantor PWI Perwakilan Bima, hari ini, Senin (25/8).

    Acara pengukuhan dihadiri Walikota Bima, Wakil Walikota Bima, Ketua DPRD Kabupaten Bima, Ketua Pengadilan Negeri Bima, perwakilan TNI dan Polri dan pejabat Pemerintah Kabupaten Bima dan tamu undangan lain.

    Liputan Zona Rakyat, kegiatan diawali dengan pengukuhan belasan anggota PWI Perwakilan Bima, kemudian dilanjutkan penandatanganan berita acara pengukuhan. 

    Dewan Pengurus PWI NTB, H Abdul Muis dalam sambutan mengaku, dirinya melihat ada semangat baru yang ditunjukan pengurus PWI Perwakilan Bima yang baru. Ia berharap, semoga dengan pengukuhan pengurus baru, bisa mengembalikan marwah PWI di Bima yang selama ini sempat vakum. 

    "Semoga pengurus baru ini bisa bekerja maksimal, bersinergi dengan eksekutif dan legislatif serta pihak lain demi kemajuan bangsa dan negara," harapnya. 

    Kepada pengurus baru ia berharap agar dalam menjalankan praktek jurnalistik tetap mengacu pada kode etik jurnalis dan undang-undang yang berlaku. Sebab, tidak jarang profesi ini banyak yang memanfaatkan untuk meraup keuntungan. 

    "Pengurus sekarang harus bisa kembalikan marwah jurnalis yang profesional dan berintegritas," katanya. 

    Asisten III Setda Kabupaten Bima, H.Arifuddin mewakili Bupati Bima menyampaikan apresiasi dan selamat atas pengukuhan Pengurus PWI Perwakilan Bima. Keberadaannya semoga semakin mempererat tali silahturahmi eksekutif dan legislatif dengan para jurnalis. 

    "Pengukuhan ini tentu memiliki tujuan mulia, pers merupakan pilar keempat membangun bangsa, keberadaannya sangat berpengaruh terhadap perkembangan dan pembangunan," jelasnya. 

    Sinergitas dengan pemerintah juga sambungnya, semoga semakin mewujudkan keterbukaan informasi publik. Pasalnya, peran pers sebagai kekuatan keempat sangat diharapkan bisa sebagai pengontrol kebijakan pemerintah. 

    Sementara itu, Walikota Bima HM Lutfi saat sambutan menyampaikan satu harapan pemerintah dengan adanya pengurus PWI Perwakilan Bima dapat memperkuat peran wartawan. 

    "PWI merupakan organisasi wartawan tertua di Indonesia. Perannya sangat tinggi dalam mendorong terwujudnya pembangunan," ujarnya. 

    Lutfi juga berpesan, agar para wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik
    tetap mengdepankan kode etik dan tidak boleh mengedepankan kepentingan pribadi.  

    "Saya juga mantan wartawan, lahir dari media kampus, menggagas lahirnya AJI dan mendirikan tabloid politik nasional. Saya tahu betul peran wartawan itu bagaimana," ungkapnya. 

    Pada kesempatan itu Lutfi juga mengkritik para jurnalis yang bekerja tidak sesuai ketentuan. Hadir menjalan tugas atas dasar kepentingan, subyektif dan tidak berimbang, bahkan dalam bermedia tidak mengikuti ketentuan berbadan hukum. 

    Ia meminta kepada para jurnalis untuk tidak berkecil hati menjalankan profesi mulia ini. "Tetap berkarya dan mengasah kemampuan agar tulisan tulisan dapat mencerdaskan pembaca dan publik", tandasnya. (ZR.003)