• Walikota Buka Kongres Luar Biasa PSSI Asosiasi Kota Bima

    Walikota dan Wakil Walikota Bima foto bersama Asprov NTB, Askot Bima, dan dua kandidat calon Ketua PSSI Askot Bima saat pembukaan Kongres Luar Biasa di Paruga Nae Convention Hall

    Kota Bima, Zona Rakyat.- 
    Kongres Luar Biasa PSSI Kota Bima digelar di Gedung Paruga Nae Convention Hall Kota Bima, Minggu (27/9/2020). Kongres dibuka secara resmi oleh Walikota Bima HM Lutfi SE

    Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Walikota Bima yang juga Ketua KONI Kota Bima Ferry Sofian SH, Ketua DPRD Kota Bima Alfian Indrawirawan SAdm, Exco PSSI Asosiasi Provinsi NTB Iwan Iskandar, Sekjen PSSI Asprov NTB Eko Wardoyo, Ketua PSSI Asosiasi Kota Bima Wahyudin SAg, Pengurus PSSI Askot Kota Bima, pimpinan OPD, Lurah, pimpinan Cabang Olah Raga, pimpinan Club Sepak Bola se Kota Bima 

    Walikota Bima HM Lutfi SE dalam sambutannya memgatakan, PSSI Asosiasi Kota Bima adalah satu wadah bagi klub sepak bola yang ada di Kota Bima. Sehingga geliat sepak bola semakin masif dalam satu payung yang sama yakni Askot Bima.

    "Kita semua inginkan klub ini hidup dan besar bersama  dibawah askot Bima, agar persepak bolaan menjadi lebih masif," harapnya.
    Walikota menginginkan bagaimana roh sepak bola yang mengalir dalam darah anak muda di Kota Bima bisa dimaksimalkan menjadi sebuah prestasi yang membanggakan. 
    "Bagaimana animo anak-anak muda Bima terhadap sepak bola mini yang bisa mencapai ratusan tim dalam sebuah turnamen. Tentu ini harus diwadahi dengan baik untuk menyalurkan bakat dan talenta mereka," ungkap Walikota saat membuka Kongres Luar Biasa PSSI Asosiasi Kota Bima.

    Lutfi mengakui, keterbatasan sarana dan prasarana yang dimiliki Kota Bima, namun demikian semangat untuk memajukan persepak bolaan harus tetap tumbuh dan berkembang dalam jiwa masyarakat Kota Bima. Semua itu kata dia, harus didasari atas kepentingan bersama dalam membawa nama PSSI Askot Bima ke tingkat yang lebih tinggi.

    Diakuinya, kemajuan persepak bolaan tidak terlepas dari persoalan anggaran. Persoalan ini hanya bisa diselesaikan dengan semangat dan komitmen bersama. 

    "Tidak semua anggaran sepak bola ini bisa didukung melalui APBD, tentu harus disuport bersama para pengusaha. Askot ini harus terus didukung secara bersama dan harus ada sentuhan para pengusaha yang ada di Kota Bima," pinta Lutfi.

    Plt Ketua Askot Kota Bima, Wahyudin SAg dalam sambutannya mengatakan, kongres ini sesungguhnya digelar Maret 2020 namun karena pandemi Covid 19 maka tidak dapat dilangsungkan. Sehingga dirinya ditugaskan untuk menjadi Plt Ketua PSSI Asosiasi Kota Bima. 
    Dikatakan Wahyu, sesungguhnya kongres Luar Biasa ini digelar mengingat ada kekosongan ketua, karena ketua Askot Bima H Arahman H Abidin SE terpilih menjadi anggota DPRD Provinsi NTB.
    "Kebetulan juga periode Askot PSSI Kota Bima juga akan berakhir sehingga kongres ini untuk periode 5 tahun kedepan," katanya.

    Didasari atas kecintaan dan komitmen ingin memajukan persepakbolaan di Kota Bima ini, maka selama 1 bulan hingga digelarnya kongres ini, dirinya bersama komisi pemilihan dan panitia bekerja ekstra untuk menyiapkannya.

    "Kebersamaan yang penuh dinamika kerap menjadi hal yang mewarnai langkah kita untuk memajukan sepak bola ini. Namun semua karena kecintaan kita akan sepak bola," ungkapnya.

    Diakuinya, Tim sepak bola kota Bima (Persekobi) menjadi jawara dalam Pekan Olah Raga Provinsi (PORPROV) bahkan mencatatkan namanya di tingkat nasional.
    "Ini yang harus terus kita perjuangkan bersama dan menjadikan komitmen bersama pula bersama dalam wadah PSSI Asosiasi Kota Bima," terang Wahyu.

    Usai pembukaan Kongres PSSI Asosiasi Kota Bima dilanjutkan di Hotel Parewa Kota Bima. (ZR.04)