• Breaking News

    IKA PMII Bima Dukung Polda NTB Bersihkan Oknum Polisi Terlibat Narkoba

    Ketua IKA PMII Kabupaten Bima, Adiman Husain.

    Bima, Zona Rakyat.-
    Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kabupaten Bima menyatakan dukungannya terhadap langkah Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam membersihkan oknum aparat kepolisian yang terlibat dalam jaringan narkoba.


    Ketua IKA PMII Kabupaten Bima, Adiman Husain, menegaskan bahwa pengungkapan kasus yang menyeret oknum pejabat kepolisian, termasuk penangkapan Kasat Narkoba Polres Bima Kota, merupakan langkah penting dalam upaya penegakan hukum dan pembenahan institusi Polri.

    “Pengungkapan ini sebagai prestasi sekaligus tamparan keras bagi institusi Polri agar terus berbenah dan membersihkan oknum-oknum yang mencoreng nama baik kepolisian,” tegasnya.

    Adiman mengingatkan agar penangkapan tersebut tidak berhenti sebatas pencitraan semata. Ia menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkoba harus dilakukan secara konsisten dan menyeluruh.

    “Jangan sampai penangkapan ini hanya untuk mencitrakan diri institusi kepolisian, sementara di tempat lain praktik-praktik serupa justru dibiarkan atau bahkan sengaja ditumbuhsuburkan. Penegakan hukum harus adil dan tanpa tebang pilih,” pintanya.

    Menurutnya, langkah tegas Polda NTB patut diapresiasi karena menunjukkan komitmen serius dalam memberantas peredaran narkoba tanpa pandang bulu, termasuk jika melibatkan aparat penegak hukum sendiri.

    IKA PMII Kabupaten Bima juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung upaya pemberantasan narkoba dan pengawasan terhadap penegakan hukum, demi menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

    “Penegakan hukum yang tegas dan transparan akan memperkuat kepercayaan masyarakat. Kami berharap langkah ini terus berlanjut sebagai bagian dari reformasi internal di tubuh Polri,” pinta Adiman.

    IKA PMII menilai, pemberantasan narkoba harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan, karena dampaknya sangat merusak generasi muda dan stabilitas sosial di daerah. (ZR)

    Tidak ada komentar