Siang ini Metro TV Angkat Kearifan Lokal Bima dalam Program “Mutiara Hikmah Nusantara”
![]() |
Bima, Zona Rakyat.–Kearifan lokal masyarakat Bima akan diangkat dalam program religi nasional Mutiara Hikmah Nusantara yang disiarkan oleh Metro TV. Episode bertema “Ngaha Aina Ngoho: Makanlah Tanpa Merusak” ini dijadwalkan tayang pada Kamis, 12 Maret 2026 pukul 14.05 WIB.
Program tersebut dipandu oleh tokoh intelektual Muslim M. Din Syamsuddin, yang dikenal sebagai mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Selain itu, Din Syamsuddin juga merupakan putra daerah asal Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, yang selama ini dikenal aktif menyuarakan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan dialog peradaban.
Dalam episode tersebut, Din Syamsuddin akan berdialog dengan Dewi Muchlisa Mandayara, Kepala Museum Samparaja Bima. Ia dijadwalkan memaparkan makna filosofis dari ungkapan lokal “Ngaha Aina Ngoho”, yang secara harfiah berarti “makanlah tanpa merusak”.
Ungkapan tersebut merupakan salah satu kearifan lokal masyarakat Bima yang mengandung pesan moral agar manusia memanfaatkan sumber daya alam secara bijaksana tanpa merusak lingkungan. Nilai tersebut sejak lama menjadi pedoman hidup masyarakat dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan manusia dan kelestarian alam.
Melalui dialog tersebut, Din Syamsuddin juga akan mengulas bagaimana kearifan lokal seperti “Ngaha Aina Ngoho” memiliki relevansi dengan ajaran agama tentang tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi yang berkewajiban menjaga dan merawat alam.
Episode yang mengangkat kearifan lokal Bima ini diharapkan tidak hanya memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada publik nasional, tetapi juga memberikan inspirasi tentang pentingnya menjaga harmoni antara manusia, alam, dan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari.
Program Mutiara Hikmah Nusantara sendiri merupakan salah satu tayangan religi yang menghadirkan refleksi nilai-nilai keagamaan, budaya, dan kearifan lokal dari berbagai daerah di Indonesia, sebagai bagian dari upaya memperkaya wawasan kebangsaan dan spiritual masyarakat. (ZR3)



.jpg)


Tidak ada komentar
Posting Komentar