• Breaking News

    Wali Kota Bima Salurkan Cadangan Pangan Pemerintah, Wujud Kepedulian Terhadap Warga

    Wali Kota Bima H A Rahman H Abidin SE di tengah penerima bantuan di Kelurahan Ntobo.

    Kota Bima, Zona Rakyat.-
    Pemerintah Kota Bima, hari ini 13/4 kembali menyalurkan Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada masyaraka Kota Bima, bantuan ini diberikan dalam upaya menjaga ketahanan pangan, membantu meringankan beban warga yang kurang mampu dan menekan angka pertumbuhan inflasi Kota Bima, Senin (13/4/2026).


    Kegiatan Penyaluran Bantuan Sosial Beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) merupakan salah satu program pemerintah pusat yang dilaksanakan melalui Pemerintah Kabupaten/Kota se-Indonesia. Kota Bima sendiri menggelar kegiatan ini bertempat di Kelurahan Ntobo, dengan menyasar masyarakat yang tergolong rentan secara ekonomi.

    Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE., dalam sambutannya menyampaikan bahwa program bantuan Cadangan Pangan Pemerintah ini merupakan bentuk kehadiran, dan kepedulian pemerintah Kota Bima dalam membantu meringankan perekonomian masyarakat khususnya yang ada di Kelurahan Ntobo.

    "Bantuan yang kami berikan ini, merupakan wujud perhatian pemerintah," ujarnya, untuk itu, melalui bantuan ini, kami berharap dapat meringankan perekonomian warga, khususnya yang ada di Kelurahan Ntobo ini," sambungnya.

    Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bima, Gufran, M. Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah penerima manfaat di Kecamatan Raba sebanyak 3.534 jiwa, dengan total bantuan berupa beras sebanyak, 70.680 kg, Minyak goreng, 14.136 Liter.

    Dan di Kelurahan Ntobo sendiri, jumlah penerima manfaat Program Bantuan Pemerintah (PBP), sebanyak 691 orang, dengan total bantuan beras sebanyak 13.820 kg, minyak goreng, 2.764 Liter, masing- masing Kepala Keluarga (KK) mendapatkan bantuan, 20 kg beras, dan 4 liter minyak goreng, di tambah dengan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah Kota Bima (CPP),  beras sebanyak 500 Kg, diberikan kepada 50 orang keluarga miskin yang ada di Kelurahan Ntobo.

    Penyaluran bantuan ini dilakukan secara tepat, dengan sistim, by name, by adres, dengan melibatkan aparat kelurahan serta pihak-pihak terkait lainnya guna memastikan bantuan tepat sasaran pada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, sebagaimana syarat dan ketentuannya, yakni, masyarakat yang berpenghasilan rendah, rumah tangga miskin, dan penyandang disabilitas.

    Program Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam mengendalikan inflasi daerah serta menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasaran.

    Kegiatan ini dihadiri juga oleh Asisten II Sekda Kota Bima, Kadis Ketahanan Pangan Kota Bima, Camat Raba, dan Lurah Ntobo. Kegiatan diakhiri dengan penyerahan bantuan secara simbolik oleh Wali Kota Bima, kepada 6 orang penerima manfaat yang hadir. (ZR2)


    Sekda Kota Bima Terima Kunjungan Tim Survey Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Kementerian Kelautan dan Perikanan RI

    Sekretaris Daerah Kota Bima menerima kunjungan Tim Survey Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia dalam rangka pelaksanaan kegiatan survei dan identifikasi lokasi program pengembangan kampung nelayan di wilayah Kota Bima.

    Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kota Bima tersebut turut di hadiri oleh Asisten II, Asisten III Setda Kota Bima, Staf Ahli serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bima, Senin, (13/04/2026).

    Kunjungan tim tersebut merupakan bagian dari tahapan awal pelaksanaan program strategis nasional yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan melalui penguatan sarana dan prasarana pendukung di kawasan pesisir. Dalam kesempatan tersebut, Tim KNMP melakukan survei langsung ke lokasi yang telah disetujui, yakni di Kelurahan Tanjung dan Kelurahan Kolo.

    Pelaksanaan survei ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi eksisting di lapangan sekaligus memetakan kebutuhan prioritas yang akan menjadi dasar dalam penentuan besaran anggaran yang akan dialokasikan oleh pemerintah pusat. Beberapa fasilitas yang menjadi fokus dalam kegiatan ini antara lain pembangunan cold storage sebagai sarana penyimpanan hasil tangkapan nelayan, pembangunan pabrik es guna mendukung ketersediaan es bagi nelayan, pembangunan bengkel nelayan sebagai fasilitas perawatan alat tangkap, serta penyediaan fasilitas umum lainnya yang menunjang aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.

    Sekretaris Daerah Kota Bima dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat dalam mendukung keberhasilan program tersebut. Ia juga menginstruksikan kepada seluruh perangkat daerah terkait untuk memberikan dukungan penuh serta pelayanan yang maksimal kepada tim survey selama pelaksanaan kegiatan di lapangan.

    “Diharapkan seluruh jajaran dapat membantu dan memfasilitasi tim dengan sebaik-baiknya, sehingga proses survei dan identifikasi dapat berjalan lancar, akurat, dan menghasilkan data yang sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat nelayan kita,” tegasnya.

    Lebih lanjut, Sekda Kota Bima menyampaikan harapannya agar program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) ini dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan taraf hidup masyarakat nelayan di Kota Bima, khususnya dalam mendukung produktivitas, efisiensi, serta keberlanjutan sektor perikanan.

    Pemerintah Kota Bima berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu potensi unggulan daerah, serta memastikan bahwa setiap program yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat. (ZR2)

    Kado HUT Kota Bima, Pemulangan Jenazah Dari RSUP Ke Kota Bima Gratis

    Pemerintah Kota Bima dan Manajemen RSUP NTB telah menandatangani kerjasama strategis untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi warga kurang mampu di Kota Bima.

    Hal itu disampaikan Juru Bicara Pemkot Bima, DR. Muhammad Hasyim, pada Minggu sore (12/04/2026).

    Hasyim menyebut, salah satu poin utama kerjasama antara Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Kesehatan Kota Bima dengan Manajemen Rumah Sakit Umum Provinsi NTB adalah layanan pemulangan jenazah pasien (ambulans jenazah) dari RSUD Provinsi NTB ke Kota Bima, guna memastikan layanan kesehatan yang merata dan berkualitas.

    "Alhamdulillah, pemulangan jenazah warga kurang mampu yang berobat di RSUP NTB ke Kota Bima gratis khusus bagi peserta BPJS penerima bantuan iuran (PBI). Ini merupakan kado istimewa di HUT Kota Bima ke-24," ungkap Muhammad Hasyim.

    Kepala Dinas Kominfotik ini menegaskan, kerjasama ini sebagai wujud komitmen Pemerintah Kota Bima yang bertujuan untuk memberikan jaminan pelayanan kesehatan optimal dan meringankan beban warga kurang mampu.

    Ia menambahkan, berdasarkan ketentuan BPJS Kesehatan bahwa pemulangan jenazah tidak di tanggung Oleh BPJS, sehingga pemerintah daerah melakukan MoU proses pemulangan jenazah.

    "Langkah ini menegaskan kehadiran pemerintah dalam mempermudah akses layanan rujukan tingkat lanjut di RSUP NTB bagi masyarakat Kota Bima, sembari menunggu operasional RSUD Kota Bima yang baru sepenuhnya berjalan," pungkasnya. (ZR2)

    Tidak ada komentar