• Breaking News

    Wisuda Santri SMA IT Utsman Bin Affan Dompu Angkatan XVIII, Teguhkan Harapan Generasi Masa Depan

    Prosesi wisuda santri angkatan XVIII SMAIT Utsman Bin Affan (UBA), Ahad (17/5/2026).

    Dompu, Zona Rakyat.-
    Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu (SMAIT) Utsman Bin Affan (UBA) Dompu menggelar prosesi wisuda santri Angkatan XVIII pada Ahad (17/05/2026) dengan penuh khidmat dan suasana haru. Kegiatan ini menjadi momen sakral dalam melepas para santri yang telah menyelesaikan pendidikan mereka di lingkungan pesantren berbasis nilai-nilai keislaman.


    Sebanyak 19 santri resmi diwisuda, yang terdiri dari 6 santriwan dan 13 santriwati. Prosesi wisuda tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya Camat Dompu Muhammad Iksan, S.Sos., M.M., perwakilan MUI Kecamatan Dompu, Dandim 1614, Ketua Lamdo, serta tokoh masyarakat. Selain itu, wali santri beserta keluarga juga hadir memberikan dukungan dan kebanggaan atas capaian para wisudawan.

    Pimpinan Pondok Pesantren Utsman Bin Affan, KH. Zainuddin, MY, S.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan pesan inspiratif kepada para santri agar terus berjuang meraih cita-cita. Ia menegaskan bahwa tantangan dalam kehidupan merupakan hal yang tidak terpisahkan dari proses menuju kesuksesan.

    “Teruslah mengejar cita-cita yang telah diimpikan, meskipun sebesar apapun tantangan yang dihadapi,” ujarnya.

    Ia juga menekankan bahwa para santri merupakan harapan besar bangsa di masa depan. “Pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan. Kalian adalah generasi yang akan menentukan arah bangsa ke depan,” tegasnya.

    Lebih lanjut, KH. Zainuddin mengingatkan pentingnya menjadikan ridho Allah SWT sebagai tujuan utama dalam menghadapi setiap ujian kehidupan. “Hidup ini penuh tantangan. Namun sebesar apapun ujiannya, yang harus kita cari adalah ridho Allah,” tambahnya.

    Sementara itu, Camat Dompu Muhammad Iksan, S.Sos., M.M., dalam sambutannya memberikan apresiasi terhadap keberadaan Pondok Pesantren Utsman Bin Affan sebagai lembaga pendidikan yang berkontribusi dalam mencetak generasi yang bermanfaat bagi bangsa dan negara.

    Ia juga menanggapi berbagai isu negatif yang sempat beredar di masyarakat. Menurutnya, isu-isu tersebut tidak mencerminkan kondisi sebenarnya karena hanya dilakukan oleh oknum-oknum tertentu yang tidak memiliki kaitan dengan pihak pondok pesantren.

    “Bapak dan ibu tidak perlu khawatir untuk memasukkan anaknya ke Ponpes Utsman Bin Affan. Lembaga ini telah memiliki izin resmi dari pemerintah dan berkomitmen dalam mendidik generasi yang berakhlak dan berilmu,” tegasnya.

    Wisuda ini menjadi bukti keberhasilan proses pendidikan yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek akademik, tetapi juga pembinaan karakter dan spiritualitas. Dengan bekal ilmu dan nilai-nilai keislaman, para wisudawan diharapkan mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (ZR3)

    Tidak ada komentar