• Breaking News

    Resepsi Milad ke-109 Aisyiyah, PWA NTB: Dakwah Kemanusiaan dan Pemberdayaan Perempuan sebagai Pilar Perdamaian

    Acara Resepsi Milad ke-109 Aisyiyah di Auditorium Universitas Muhammadiyah Mataram, Ahad (28/6/2026).

    Mataram, Zona Rakyat.-
    Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Nusa Tenggara Barat bersama Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Mataram menggelar Resepsi Milad ke-109 Aisyiyah, Ahad (28/6/2026) pagi di Auditorium Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT).

    Milad yang mengusung tema Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian, dihadiri oleh seluruh Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah se-NTB, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah NTB, organisasi perempuan, serta berbagai unsur amal usaha Muhammadiyah.

    Acara diawali dengan penampilan drama musikal yang dibawakan oleh siswa-siswi TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) se-Kota Mataram bersama Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) mengawali acara. Penampilannya menggambarkan nilai-nilai pendidikan, kasih sayang, dan semangat dakwah yang menjadi ciri khas gerakan Aisyiyah dalam membina generasi sejak usia dini.

    Ketua Panitia, Dra. Hj. Nurhasanah, MM, dalam laporannya menyampaikan, resepsi Milad merupakan puncak dari rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan sebelumnya. Di antaranya jalan sehat yang dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis, bazar pakaian layak pakai, serta edukasi pengolahan sampah organik. Seluruh rangkaian kegiatan terlaksana melalui kolaborasi dengan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Mutiara Sukma NTB yang turut membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis sekaligus memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat.

    Dalam pidato Milad, Ketua PWA NTB, Hj. Shofia Rhawiana, ST, MT, menegaskan bahwa Milad ke-109 bukan sekadar peringatan usia organisasi, melainkan momentum untuk memperkuat dakwah kemanusiaan sebagai jalan membangun kehidupan yang damai dan harmonis.

    “Milad ini sebagai momentum untuk memperkokoh dakwah kemanusiaan sebagai ikhtiar membangun masyarakat yang harmonis, menghargai keberagaman, dan mewujudkan perdamaian,” tegasnya.

    Menurut Hj Shofia, dakwah Aisyiyah harus terus diwujudkan melalui aksi nyata yang menghadirkan kasih sayang, toleransi, serta penghormatan terhadap keberagaman sebagai fondasi terciptanya kehidupan masyarakat yang damai.

    Selain itu, ia juga menekankan bahwa pemberdayaan perempuan merupakan strategi utama dalam mengatasi persoalan kemiskinan sekaligus memperkuat pembangunan masyarakat.

    “Pengentasan kemiskinan tidak cukup melalui bantuan sosial, tetapi harus diwujudkan melalui pemberdayaan masyarakat. Ketika perempuan diberdayakan, keluarga dan bangsa menjadi kuat," ujarnya.

    Dia juga menjelaskan, melalui pendidikan, pelatihan, dan penguatan kapasitas perempuan, Aisyiyah berharap dapat melahirkan perempuan-perempuan tangguh yang menjadi penggerak ekonomi keluarga sekaligus berkontribusi dalam pembangunan desa dan masyarakat.

    Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PWA NTB dan VOICE sebagai bentuk penguatan kolaborasi dalam mendukung berbagai program pemberdayaan dan dakwah kemanusiaan. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata kepada seluruh Pimpinan Daerah Aisyiyah se-NTB sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dalam mengembangkan gerakan Aisyiyah di daerah masing-masing.

    Sementara Pimpinan Wilayah Muhammadiyah NTB melalui Wakil Ketua PWM NTB, Dr. H. Sukarta, M.PdI mengatakan, bahwa kemajuan pendidikan Islam tidak dapat dilepaskan dari peran besar Aisyiyah.

    “Jika kita ingin menyiapkan lingkungan Islami dan pendidikan yang kuat, maka kuatkanlah Aisyiyah,” ungkapnya.

    Ia juga mengajak seluruh kader Aisyiyah untuk terus memperkuat sinergi bersama Muhammadiyah dalam membangun amal usaha dan pelayanan kepada masyarakat.

    “Atas nama PWM NTB, kami mengajak seluruh Aisyiyah untuk selalu bersinergi. Muhammadiyah akan semakin kokoh jika Aisyiyah semakin maju. Selamat Milad ke-109 Aisyiyah, semoga terus maju dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat," harap PWM NTB.

    Turut memberikan sambutan Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) NTB, Prof. Dr. Hj. Rodliyah, S.H., M.H., yang mengapresiasi kontribusi panjang Aisyiyah dalam bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan pemberdayaan perempuan di Nusa Tenggara Barat.

    Sebagai bagian dari rangkaian Milad, peserta juga mengikuti Seminar Kesehatan bertajuk Keluarga Hebat Kunci Ketahanan Mental di Era Modern” oleh dr. Rasyid Salim, Sp.KJ.(K). Seminar tersebut mengulas pentingnya membangun ketahanan mental keluarga sebagai fondasi menghadapi berbagai tantangan kehidupan modern.

    Resepsi Milad ke-109 Aisyiyah ditutup dengan pengumuman para pemenang berbagai lomba yang telah diselenggarakan selama rangkaian Milad serta pembagian door prize kepada peserta. 

    Momentum ini menjadi wujud rasa syukur sekaligus penguatan komitmen ‘Aisyiyah untuk terus menghadirkan dakwah yang mencerahkan melalui pendidikan, pemberdayaan perempuan, pelayanan sosial, dan dakwah kemanusiaan demi terwujudnya masyarakat yang berkemajuan dan berkeadaban. (ZR1)

    Tidak ada komentar