UM Bima Terapkan UAS Berbasis OBE, Dorong Evaluasi HOTS dan Publikasi Ilmiah
![]() |
| Magister PAI sedang melaksanakan Ujian Akhir Semester. |
Kota Bima, Zona Rakyat.–Universitas Muhammadiyah Bima (UM Bima) saat ini tengah menyelenggarakan Ujian Akhir Semester (UAS) semester genap Tahun Akademik 2025/2026 yang dimulai pada Senin (8/7/2026). Pelaksanaan ujian hingga saat ini berlangsung dengan tertib dan kondusif di seluruh fakultas dan program studi, baik pada jenjang Sarjana (S1) maupun Pascasarjana (S2).
Dalam pelaksanaan UAS, UM Bima menerapkan pendekatan evaluasi berbasis Outcome Based Education (OBE) yang berorientasi pada pengukuran capaian pembelajaran mahasiswa secara menyeluruh. Berbagai metode evaluasi sumatif digunakan oleh dosen, mulai dari ujian esai yang mengedepankan kemampuan Higher Order Thinking Skills (HOTS) hingga tugas berbasis luaran penelitian berupa publikasi artikel ilmiah pada jurnal nasional maupun internasional bereputasi.
Rektor UM Bima, H. Ilyas Sarbini, S.H., M.H., menegaskan bahwa UAS memiliki peran penting dalam menjaga dan meningkatkan kualitas akademik di lingkungan perguruan tinggi.
UAS kata dia tidak hanya berfungsi sebagai sarana evaluasi hasil pembelajaran, tetapi juga menjadi instrumen strategis untuk memastikan kompetensi mahasiswa tercapai sesuai standar mutu pendidikan tinggi.
"Kami komitmen agar seluruh proses pelaksanaannya berjalan tertib, jujur, dan menjunjung tinggi integritas,” ujarnya.
Menurut Ilyas, UM Bima terus melakukan berbagai upaya peningkatan mutu akademik melalui sistem evaluasi yang transparan, objektif, dan berkelanjutan. Langkah tersebut sejalan dengan visi kampus sebagai pusat unggulan pengembangan ilmu pengetahuan yang berlandaskan nilai-nilai humanitas dan religiusitas.
Wakil Rektor I Bidang Akademik UM Bima, Dr. Syamsuddin, S.H., M.H., menjelaskan bahwa seluruh tahapan UAS telah dipersiapkan secara optimal oleh fakultas dan program studi sehingga pelaksanaannya dapat berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
“Dari sisi teknis, seluruh proses telah dirancang secara sistematis, mulai dari penyusunan jadwal, penyiapan instrumen soal, hingga mekanisme pengawasan ujian. Kami memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai standar operasional prosedur akademik yang berlaku,” jelasnya.
Ia juga mengajak seluruh mahasiswa untuk mengikuti ujian dengan penuh tanggung jawab serta menjadikan kejujuran akademik sebagai bagian dari integritas intelektual yang harus dijaga.
Sementara itu, Ketua Panitia UAS UM Bima, Syarif Hidayatullah, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pelaksanaan ujian di seluruh ruang ujian hingga saat ini berlangsung lancar dan tanpa kendala berarti.
“Alhamdulillah, pelaksanaan UAS berjalan dengan baik dan kondusif. Panitia telah menyiapkan berbagai kebutuhan pendukung, mulai dari distribusi soal, sistem pengawasan, hingga sarana dan prasarana yang memadai guna menunjang kenyamanan mahasiswa selama mengikuti ujian,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa panitia terus melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala selama masa ujian berlangsung untuk mengantisipasi kemungkinan kendala teknis sekaligus memastikan kualitas pelaksanaan UAS tetap terjaga.
Melalui penerapan sistem evaluasi berbasis OBE tersebut, UM Bima diharapkan mampu mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam aspek akademik, tetapi juga memiliki daya saing global melalui penguatan kemampuan berpikir kritis, analitis, serta peningkatan produktivitas ilmiah. (ZR3)




.jpg)


Tidak ada komentar
Posting Komentar