Seribu Lebih Mahasiswa UM Bima Terjun KKN, Sasar Desa hingga Internasional
![]() |
| Suasana pelepasan mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Bima, Rabu (1/7/2026. |
Kota Bima, Zona Rakyat.-Universitas Muhammadiyah Bima (UM Bima) secara resmi melepas lebih dari 1.000 mahasiswa untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026. Pelepasan berlangsung di Lapangan Kampus UM Bima, Rabu (1/6/2026), dipimpin langsung oleh Rektor UM Bima, H. Ilyas Sarbini, S.H., M.H.
Para mahasiswa tersebut akan ditempatkan di 50 posko yang tersebar di wilayah Kota Bima, Kabupaten Bima, dan Kabupaten Dompu. Selain itu, sebagian mahasiswa juga mengikuti berbagai skema KKN berskala nasional hingga internasional sebagai bagian dari penguatan pengabdian berbasis kolaborasi.
Program KKN tahun ini menegaskan komitmen UM Bima dalam memperluas dampak pengabdian masyarakat, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional dan global melalui skema tematik dan kolaboratif.
Sejumlah program unggulan turut mewarnai pelaksanaan KKN 2026. Di antaranya adalah KKN Muhammadiyah Aisyiyah (KKN MAS) yang difokuskan pada penguatan desa berkemajuan melalui ketahanan pangan dan pengembangan potensi lokal.
Selain itu, UM Bima juga mengirimkan mahasiswa dalam program KKN Internasional yang dilaksanakan di Malaysia dan Singapura melalui skema International Community Services Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA). Program ini diikuti oleh dua mahasiswa terpilih yang membawa misi pemberdayaan masyarakat berbasis nilai-nilai Al-Ma’un dalam perspektif global.
Program lainnya adalah KKN Tematik Berdampak Gentaskin Batch II Tahun 2026 yang berfokus pada gerakan kesehatan masyarakat secara inklusif. Program ini bahkan diperluas hingga ke wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa terhadap isu-isu strategis nasional.
Secara keseluruhan, tercatat 11 mahasiswa mengikuti KKN MAS, 4 mahasiswa mengikuti KKN Gentaskin, dan 2 mahasiswa mengikuti KKN Internasional, di samping puluhan posko KKN reguler lainnya. Pelaksanaan KKN ini juga merupakan hasil kolaborasi antara UM Bima dan UNSWA Bima sebagai upaya memperkuat sinergi antarperguruan tinggi.
Dalam arahannya, Rektor UM Bima H. Ilyas Sarbini menekankan pentingnya sikap adaptif dan kolaboratif mahasiswa saat berada di tengah masyarakat.
“Mahasiswa harus mampu berkolaborasi dengan masyarakat setempat. Jangan merasa paling tahu. Kalian harus mampu bersenyawa dengan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk menjaga nama baik almamater, keluarga, dan organisasi Muhammadiyah selama menjalankan tugas pengabdian.
Lebih lanjut, Rektor berpesan agar seluruh mahasiswa mengutamakan keselamatan selama pelaksanaan KKN.
“Kalian berangkat dalam keadaan sehat, maka harus kembali juga dalam keadaan sehat. Pulang dengan penuh kegembiraan, tanpa kekurangan apa pun. Utamakan keselamatan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPPM) UM Bima, Darmin, S.Km., M.Kes., menegaskan bahwa mahasiswa harus mampu melaksanakan program KKN secara optimal dan berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat.
“Mahasiswa harus melaksanakan KKN dengan sebaik-baiknya. Rancang dan jalankan program yang benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat. Hadirkan manfaat nyata, bukan sekadar kegiatan seremonial,” tegas Darmin.
Acara pelepasan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustaz Assoc. Prof. Dr. Ilham, M.Pd.I., yang memanjatkan harapan agar seluruh mahasiswa KKN diberikan kelancaran, keselamatan, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan institusi. (ZR3)




.jpg)


Tidak ada komentar
Posting Komentar