Divisitasi BAN PDM, SDN Rabakodo Targetkan Penguatan Kredibilitas dan Mutu Pendidikan
![]() |
| Foto bersama Assesor BAN PDM, Kepala Sekolah, guru dan siswa dalam kegiatan visitasi BAN PDM di SDN Rabakodo Kabupaten Bima. |
Bima, zonarakyat.com.-SD Negeri Rabakodo menjalani visitasi akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah (BAN PDM) Kemdikdasmen pada 27–28 Agustus 2026 lalu. Visitasi tersebut menjadi momentum bagi sekolah untuk memperkuat kredibilitas sekaligus meningkatkan mutu layanan pendidikan.
Dua asesor BAN PDM yang melakukan visitasi yakni Dr. Wahyu Mulyadin, M.Pd.I. dan Dr. Ihlas, S.Pd.I., M.Pd. Keduanya melakukan konfirmasi dan pendalaman terhadap berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan di SDN Rabakodo, meliputi dokumen, tata kelola sekolah, sarana dan prasarana, lingkungan belajar, hingga proses pembelajaran.
Kepala SDN Rabakodo, Ma’sita, S.Pd.SD., menyambut baik pelaksanaan visitasi tersebut. Ia berharap akreditasi dapat memberikan pengakuan terhadap kelayakan sekolah dalam memenuhi standar mutu pendidikan yang ditetapkan pemerintah.
“Harapan kami, dengan adanya akreditasi ini, sekolah dapat meningkatkan kredibilitas dan memperoleh pengakuan resmi mengenai kelayakan serta pemenuhan standar mutu yang diakui pemerintah,” ujarnya.
Menurut Masita, status akreditasi juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah. Kepercayaan tersebut menjadi modal penting untuk meningkatkan daya tarik sekolah bagi calon peserta didik.
“Akreditasi diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat sehingga mampu meningkatkan jumlah pendaftar secara signifikan,” katanya.
Ma’sita juga menilai akreditasi menjadi salah satu modal bagi sekolah untuk terus berkembang dan bersaing secara sehat dalam ekosistem pendidikan maupun pelayanan publik.
Namun, ia menegaskan bahwa status akreditasi bukanlah akhir dari proses peningkatan mutu sekolah. Sebaliknya, hasil akreditasi harus menjadi motivasi untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas layanan yang telah dibangun.
“Status akreditasi bukanlah akhir dari proses. Harapan terbesar kami adalah pihak sekolah tidak cepat puas dan mampu mempertahankan mutu,” tegasnya.
Ia berharap SDN Rabakodo dapat terus melakukan inovasi dalam pelayanan pendidikan sehingga pada asesmen berikutnya mampu mempertahankan status akreditasi, bahkan meningkat ke tingkat yang lebih tinggi.
“Semoga kami bisa terus berinovasi dalam pelayanan sehingga pada asesmen berikutnya dapat mempertahankan status atau bahkan naik ke tingkat yang lebih tinggi,” pungkasnya.
Akreditasi Berkaitan dengan Mutu dan Keberlanjutan Sekolah
Sementara itu, asesor BAN PDM Dr. Wahyu Mulyadin, M.Pd.I., menyampaikan bahwa akreditasi memiliki arti penting bagi keberlangsungan dan pengembangan satuan pendidikan. Karena itu, sekolah perlu memandang akreditasi sebagai bagian dari upaya menjaga mutu, bukan sekadar memenuhi persyaratan administratif.
Ia menjelaskan, sekolah yang tidak terakreditasi akan menghadapi keterbatasan dalam penyelenggaraan layanan pendidikan, termasuk dalam kaitannya dengan pelaksanaan ujian nasional. Sebaliknya, status akreditasi dapat membuka peluang bagi sekolah untuk memperoleh dukungan lebih lanjut dalam peningkatan kinerja.
“Sekolah yang tidak terakreditasi tidak dapat menyelenggarakan ujian nasional. Karena itu, akreditasi menjadi hal penting yang harus diperhatikan oleh setiap satuan pendidikan,” jelasnya.
Menurut Mulyadin, sekolah yang memiliki status akreditasi juga memiliki potensi untuk mendapatkan BOS Kinerja, sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang berlaku.
Namun demikian, ia menekankan bahwa tujuan utama akreditasi tetap pada peningkatan mutu pendidikan. Sekolah harus terus memperbaiki kualitas pembelajaran sekaligus mengelola sarana dan prasarana secara optimal.
“Yang paling penting adalah bagaimana sekolah terus meningkatkan mutu pembelajaran dan melakukan pengelolaan sarana prasarana dengan baik,” katanya.
Mulyadin mendorong SDN Rabakodo untuk menjadikan hasil visitasi sebagai bahan evaluasi dan dasar dalam melakukan pembenahan secara berkelanjutan. Dengan demikian, akreditasi tidak berhenti pada status atau predikat, tetapi memberikan dampak nyata terhadap kualitas layanan pendidikan.
Dr. Wahyu Mulyadin, M.Pd.I. dan Dr. Ihlas, S.Pd.I., M.Pd. sendiri merupakan dosen Universitas Muhammadiyah Bima (UM Bima) yang mendapat tugas sebagai asesor BAN PDM.
Visitasi tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran objektif mengenai kondisi SDN Rabakodo sekaligus menjadi pijakan bagi sekolah untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas pembelajaran, mengoptimalkan sarana prasarana, serta membangun budaya mutu secara berkelanjutan. (ZR3)




.jpg)


Tidak ada komentar
Posting Komentar