• Breaking News

    MDMC dan Lazismu Kabupaten Bima Salurkan Bantuan untuk Penyintas Gempa Flores

    Berbagai aktivitas relawan MDMC dan Lazismu Kabupaten Bima di Kabupaten Manggarai Timur dan Kabupaten Nagekeo, NTT.

    Bima, zonarakyat.com.-
    Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kabupaten Bima bersama Lazismu Kabupaten Bima terus memperkuat gerakan kemanusiaan, membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai Timur dan Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).


    Gerakan kemanusiaan tersebut dipimpin Ketua MDMC Kabupaten Bima Amiruddin bersama Ketua Lazismu Kabupaten Bima Agus Farhan, dengan melibatkan relawan yang bergerak langsung di wilayah terdampak.

    Gempa tidak hanya menyebabkan kerusakan rumah dan fasilitas umum, tetapi juga mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk pendidikan anak-anak. Kondisi tersebut menjadi perhatian relawan MDMC dan Lazismu Kabupaten Bima yang berupaya memastikan anak-anak penyintas tetap memiliki ruang yang aman untuk belajar, bermain, dan membangun kembali harapan.

    Salah satu bentuk nyata kepedulian tersebut diwujudkan melalui pembangunan Sekolah Darurat di sejumlah lokasi terdampak.
    Berdasarkan laporan penyaluran bantuan, MDMC Bima dan Lazismu Kabupaten Bima telah memberikan bantuan kepada para penyintas dengan rincian sebagai berikut: Bantuan pangan  (200 paket), Family Kit (55 paket), Baby Kit (90 paket), Hygiene Kit (100 paket), Sekolah Darurat (6 unit), Layanan psikososial (253 anak)

    Ketua MDMC Kabupaten Bima, Amiruddin, S.Sos.,M.H bersama Ketua Lazismu Kabupaten Bima, Agus Farhan, menegaskan bahwa aksi kemanusiaan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial Muhammadiyah untuk hadir di tengah masyarakat yang sedang menghadapi bencana.

    “Bencana memang meninggalkan kerusakan dan kesulitan, tetapi kita tidak boleh membiarkan saudara-saudara kita menghadapinya sendiri. Karena itu, kami bersama Lazismu dan para relawan terus bergerak membantu memenuhi kebutuhan penyintas. Semangat ini yang kami usung dalam gerakan," ujarnya, Senin (7/9/2016).

    Enam Sekolah Darurat untuk Anak Penyintas

    Selain bantuan pangan dan kebutuhan dasar keluarga, enam unit Sekolah Darurat menjadi salah satu perhatian penting dalam respons kemanusiaan tersebut. Sekolah Darurat dihadirkan untuk memastikan anak-anak tetap mendapatkan ruang belajar meskipun rumah maupun fasilitas pendidikan mereka terdampak bencana.

    Bagi relawan, keberadaan ruang belajar bukan hanya untuk menjaga keberlangsungan pendidikan, tetapi juga membantu anak-anak memulihkan kondisi psikologis setelah mengalami situasi traumatis akibat gempa.

    Ketika anak-anak kehilangan rumah dan ruang belajar, kehadiran Sekolah Darurat diharapkan dapat menghadirkan kembali rasa aman sekaligus menumbuhkan semangat mereka untuk terus belajar dan meraih cita-cita.
    Selain menyediakan ruang belajar, relawan juga memberikan layanan psikososial kepada 253 anak. Layanan tersebut menjadi bagian penting dari upaya pemulihan penyintas, khususnya anak-anak yang membutuhkan pendampingan setelah menghadapi bencana.

    Ajak Masyarakat Terus Bersolidaritas

    Ketua Lazismu Kabupaten Bima, Agus Farhan, mengajak masyarakat untuk terus mendukung gerakan kemanusiaan yang dilakukan para relawan di lapangan.
    Menurutnya, kebutuhan masyarakat terdampak bencana masih cukup besar sehingga dukungan dan solidaritas masyarakat sangat dibutuhkan.
    “Setiap bantuan yang kita titipkan bukan hanya meringankan beban hari ini, tetapi juga membantu membangun harapan untuk hari esok. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk terus bersama-sama mendukung perjuangan para relawan di lapangan,” ujarnya.

    Bantuan yang diberikan MDMC Bima dan Lazismu Kabupaten Bima merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk meringankan beban penyintas sekaligus membantu mempercepat proses pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana.

    Gerakan tersebut menjadi wujud nyata semangat Muhammadiyah untuk tanggap, peduli, dan beraksi ketika masyarakat membutuhkan pertolongan. Masyarakat yang ingin turut membantu penyintas gempa Flores dapat menyalurkan donasi melalui Lazismu Kabupaten Bima.
    Rekening donasi: BSI – Lazismu Kabupaten Bima 726-3858-616 a.n. LAZISMU KABUPATEN BIMA Bank NTB Syariah 005.02.08562.27.4,  a.n. Lazismu Kabupaten Bima Donasi DSKL, Konfirmasi transfer: 0823 4088 2519, MDMC Bima × Lazismu Kabupaten Bima. (ZR3)

    Tidak ada komentar