Sukseskan Peringatan Hari Santri, Dibutuhkan Kebersamaan dan Keterlibatan Elemen Masyarakat Kota Bima

Ketua Panitia Pelaksana Peringatan Hari Santri tingkat Kota Bima, Zainul Muttaqin, S.Hum.,M.Si,
Kota Bima, zonarakyat.com.-Hari Santri yang diperingati setiap tahun, tepatnya setiap tanggal 22 Oktober merupakan hari bersejarah bagi para ulama dan santri atas dedikasi dan perjuangannya untuk bangsa dan negara. Peringatan Hari Santri menjadi bagian perjalanan panjang sejarah perjuangan bangsa ini, tentunya momentum peringatannya harus dilaksanakan dengan baik dan sukses.
Hal itu ditegaskan Ketua Panitia Pelaksana Peringatan Hari Santri, Zainul Muttaqin, S.Hum.,M.Si, Rabu (15/10/2026) ditemui di pondok Pesantren Al-Quran Ash-Shiddiqiyah.
Dikatakan Zainul, indikator kesuksesan hajatan besar Peringatan Hari Santri pada 22 Oktober 2026 mendatang tidak hanya bergantung pada panitia penyelenggara semata, melainkan sangat membutuhkan keterlibatan aktif dan gotong royong dari seluruh elemen masyarakat Kota Bima.
Pada tahun ini, kata dia, puncak dan rangkaian pelaksanaan Hari Santri di Kota Bima dipusatkan di Pondok Pesantren Al-Qur’an Ash-Shiddiqiyah Kota Bima. Penunjukan Pondok Pesantren Al-Qur’an Ash-Shiddiqiyah sebagai tuan rumah diharapkan dapat menjadi simpul pemersatu silaturahmi antarsantri, tokoh agama, ormas islam, serta masyarakat Kota Bima.
Zainul menyampaikan, bahwa Hari Santri merupakan momen bersejarah milik bersama. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, pengasuh pesantren, tokoh masyarakat, Ormas Islam, hingga warga Kota Bima menjadi kunci utama keberhasilan acara peringatan tersebut.
"Hari Santri ini adalah momentum untuk merawat ingatan kolektif bangsa atas perjuangan para ulama dan santri. Suksesnya acara yang dipusatkan di Ponpes Al-Qur’an Ash-Shiddiqiyah Kota Bima nanti bukan hanya diukur dari meriahnya seremonial, tetapi dari sejauh mana nilai-nilai perjuangan dan kebersamaan itu dirasakan oleh masyarakat. Ini butuh keterlibatan serta kolaborasi semua pihak," ujarnya.
Untuk memastikan rangkaian peringatan di Pondok Pesantren Al-Qur’an Ash-Shiddiqiyah berjalan dengan lancar dan kondusif, Zainul membeberkan tiga hal penting yang menjadi fokus perhatian.
Pertama, partisipasi aktif pesantren dan santri, dengan mendorong seluruh pondok pesantren di Kota Bima dan sekitarnya untuk turut hadir serta menghidupkan suasana Hari Santri melalui kegiatan keagamaan, seni budaya, dan edukasi.
Kedua, dukungan pemerintah daerah dan stakeholder, dengan menguatkan koordinasi bersama jajaran Pemerintah Kota Bima, aparat keamanan, dan instansi terkait demi kelancaran logistik serta kenyamanan para tamu dan jamaah.
Ketiga, adalah keterlibatan masyarakat umum, dengan membuka ruang bagi publik luas untuk hadir dan berpartisipasi dalam berbagai ajang, mulai dari dzikir dan doa bersama hingga bazar UMKM di lingkungan pesantren.
Zainul juga mengajak media massa untuk turut mengawal dan menyebarkan pesan-pesan perdamaian serta nilai-nilai kebangsaan yang menjadi ruh peringatan Hari Santri kali ini.
"Kami mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Kota Bima untuk bersama-sama menyukseskan hajatan di Ponpes Asshiddiqiyah ini. Mari kita tunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan ukhuwah senantiasa menyala di Kota Bima," pungkasnya. (ZR5)



.jpg)


Tidak ada komentar
Posting Komentar