• Breaking News

    Sekda Kota Bima Buka Sarasehan Lintas Sektor, Dorong Penanganan Gangguan Penglihatan

    Foto bersama Sekda Kota Bima dan peserta Sarasehan Lintas Sektor, Rabu (4/11/2026) di aula Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Bima.

    Kota Bima, zonarakyat.com.-
    Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bima Drs H Muhammad Fakhrunraji, M.E., membuka Sarasehan Lintas Sektor dalam rangka Promosi Layanan Kesehatan Mata dan Penanggulangan Gangguan Penglihatan bagi Masyarakat Kota Bima Tahun 2026, Rabu (4/11/2026). 

    Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Bima tersebut merupakan hasil kolaborasi Dinas Kesehatan Kota Bima, Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat, bersama Fred Hollows Foundation (FHF) NTB.
    Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Dikpora, Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Kabag Prokopim, Direktur RSUD Kota Bima, serta seluruh camat dan lurah se-Kota Bima.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bima Drs H Muhammad Fakhrunraji, M.E., menyampaikan apresiasi kepada Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2) Dinas Kesehatan Kota Bima yang telah menginisiasi kegiatan itu, melalui kolaborasi lintas sektor bersama Dinas Kesehatan Provinsi NTB dan Fred Hollows Foundation (FHF) NTB.

    Menurutnya, upaya penanggulangan gangguan penglihatan tidak dapat dilakukan hanya oleh sektor kesehatan, tetapi membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan, kelurahan, serta berbagai pihak terkait.

    “Atas nama Pemerintah Kota Bima, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mengambil bagian. Ini sebagai langkah positif untuk memperluas akses pelayanan kesehatan mata sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan penglihatan,” ungkap Sekda.

    Lebih lanjut Sekda menegaskan, komitmen Pemerintah Kota Bima dalam mendukung pelayanan kesehatan mata, khususnya bagi masyarakat kurang mampu yang membutuhkan penanganan medis.
    Ia bersama Direktur RSUD Kota Bima menyatakan kesiapan untuk mendukung pelayanan operasi katarak secara gratis bagi warga Kota Bima yang berasal dari keluarga kurang mampu.

    Untuk merealisasikan program tersebut, Sekda meminta seluruh camat dan lurah agar proaktif melakukan pendataan terhadap warga di wilayah masing-masing yang mengalami gangguan penglihatan, khususnya penderita katarak yang membutuhkan tindakan operasi namun terkendala biaya.

    “Saya minta seluruh lurah dan camat untuk turun langsung mendata masyarakat yang membutuhkan pelayanan operasi katarak. Pastikan warga yang benar-benar membutuhkan dapat teridentifikasi dengan baik, sehingga mereka bisa memperoleh pelayanan kesehatan secara gratis dan tepat sasaran,” tegasnya.

    Sekda berharap melalui sarasehan lintas sektor ini, koordinasi dan sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, serta mitra pembangunan dapat semakin diperkuat.

    Fahrunraji berharap tidak ada masyarakat Kota Bima yang harus kehilangan kesempatan untuk mendapatkan penglihatan yang lebih baik hanya karena keterbatasan ekonomi maupun akses terhadap pelayanan kesehatan.

    “Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan hak pelayanan kesehatan yang layak," tutupnya.(ZR2)

    Tidak ada komentar