• Panwaslu Kota Bima Awasi Verifikasi Faktual Bakal Paslon Perseorangan

    Anggota Panwaslu Kecamatan Mpunda Samanhudi Testingu Larangga SH saat kegiatan verifikasi faktual di Kelurahan Panggi Kota Bima, Selasa (12/12).

    Kota Bima, (Zona Rakyat).-Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bima bersama Panwaslu Kecamatan secara serentak mengawasi tahapan verifikasi faktual (vertual) dukungan bakal pasangan calon perseorangan baik gubernur/wakil gubernur NTB maupun walikota/wakil walikota Bima tahun 2018.

     “Hari ini kita kerahkan seluruh anggota Panwaslu Kota Bima beserta jajaran sekretariat. Panwaslu Kecamatan berikut jajaran sekretariatnya dilibatkan dalam proses pengawasan verifikasi faktual yang dilakukan oleh PPS di seluruh wilayah Kota Bima yang dimulai hari ini,” jelas Koordinator Divisi SDM dan Organisasi Panwaslu Kota Bima Muhaemin SPdI, Selasa (12/12) di ruang kerjanya.
    Dikatakan Muhaemin, pengawasan vertual dukungan bakalan pasangan calon perseorangan dilakukan untuk memastikan kebenaran dukungannya. Mereka yang memiliki KTP dalam daftar dukungan bakal paslon itu akan ditanya kembali apakah benar mereka mendukung bakal paslon tersebut atau tidak. Sebagaimana daftar nama yang di ajukan bakal paslon perseorangan untuk gubernur/wakil gubernur maupun walikota/wakil walikota. 
    “Kita mengawasi kerja PPS di 38 kelurahan di Kota Bima. Mengingat PPL belum terbentuk, untuk mengawasinya kita libatkan juga staf sekretariat,” ujarnya.
    Ditambahkan Muhaemin, pelaksanaan verifikasi faktual tersebut dilakukan selama 14 hari dimulai tanggal 12 hingga 25 Desember 2017. 
    Sebelum tahapan vertual ini dimulai kata dia, Panwaslu Kota Bima terlebih dahulu melakukan Rapat Kerja teknis kepada Panwaslu Kecamatan. Demikian pula  untuk staf sekretariat Panwaslu Kecamatan, bimbingan tekniknya dilakukan berjenjang oleh Panwaslu Kecamatan sendiri. Sebagai bekal dalam melakukan pengawasan tahapan vertual tersebut.
    “Meski dengan personil yang terbatas, Panwaslu Kota Bima, Panwaslu Kecamatan dan seluruh perangkatnya akan bekerja maksimal. Tentunya sesuai dengan tugas, fungsi dan kewenangannya,” ungkap Muhaemin yang baru mengikuti pelatihan dasar peningkatan kedisiplinan di Danrem 742 Gebang Mataram bersama komisioner dan kepala Sekretariat Panwaslu Kota Bima.
    Dirinya berharap, seluruh jajaran Panwaslu dapat bekerja dengan baik dan melaporkan setiap pengawasan yang dilakukannya.
    “Semoga pada tahapan verifikasi faktual ini tidak terjadi permasalahan yang dapat  mencederai proses demokrasi di Kota Bima,” harapnya. (ZR.02)