• Gotong Royong di Melayu, H Man dan Umi Ferra Disambut Antusias

    H Arahman H Abidin SE saat gotong royong di Kelurahan Melayu, Ahad (21/1)


    Kota Bima, Zona Rakyat.-Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Bima masih dalam tahapan pendaftaran. Namun pasangan calon terus melaksanakan sosialisasi dan konsolidasi dengan tim dan para pendukungnya di wilayah Kota Bima. Berbagai cara, trik dan ide-ide baru dimunculkan untuk menarik simpatisan pemilih. 
    Perang strategi tersebut terus muncul di permukaan untuk memenangkan pesta demokrasi. Begitu juga dengan pasangan H Arahman H Abidin SE dan Hj Ferra Amelia MM yang lebih dikenal dengan pasangan MANuFER.
    Tim Gender Manufer Kelurahan Melayu Kecamatan Asakota melaksanakan gotong royong yang dipusatkan di Kelurahan Melayu. 
    Calon Walikota Bima H Arahman H Abidin SE dan Calon Wakil Walikota Bima Hj Ferra Amelia MM juga hadir dan ikut terlibat dalam kegiatan gotong royong bersama warga Melayu.
    Langkah Tim Gender MANuFER tersebut disambut antusias warga Melayu yang dinilai mampu menghidupkan kembali budaya gotong royong di wilayah tersebut.
    Kegiatan gotong royong diawali dari Masjid Nurul Yasin dan berputar di sekitar lingkungan RT di wilayah Kelurahan Melayu. 
    Warga terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan dan budaya yang hampir hilang di tengah masyarakat. 
    Ketua Tim Gender MANuFER Rosalina HM Saleh mengatakan, kegiatan gotong royong di Kelurahan Melayu disambut luar biasa oleh masyarakat. Mengingat budaya tersebut dinilai hampir hilang oleh arus globalisasi yang cenderung individual.
    Tim Gender MANuFER bergotong royong bersama masyarakat Kelurahan Melayu.


     “Ada nuansa kekeluargaan yang terlihat dan terbangun kembali menjadi kokoh saat tim Gender bersama Calon walikota dan Wakil Walikota Bima, yang kita kenal sebagai Aji Man dan Umi Fera. Keduanya ingin memberi contoh bahwa membangun Kota Bima tidak bisa sendiri tetapi harus bersama masyarakat,” ungkapnya.
    Keduanya kata Rosalina, mengapresiasi Tim Gender Asakota yang menggagas budaya gotong royong agar terus dikembangkan. 
    “Beliau berdua meminta agar kegiatan gotong royong ini terus digalakkan. Disamping untuk kebersihan dan keindahan lingkungan dan Kota Bima, juga untuk merekatkan tali silaturahmi antar sesama,” urai ketua Tim Gender MANuFER. (ZR.05)