• TKIT Insan Kamil Lepas 66 Siswa, Lahirkan Generasi Rabbani

    Kepala TKIT Insan Kamil saat penyematan bintang prestasi kepada salah satu siswa Filzah Zhafirah Asyilah pada acara pelepasan siswa siswi TKIT Insan Kamil Angkatan XV Tahun 2017/2018, Sabtu (2/6/2018).
    Kota Bima, Zona Rakyat.-TKIT Insan Kamil Kota Bima menggelar acara pelepasan siswa-siswinya tahun akademik 2017/2018, Sabtu (2/6/2018) di halaman sekolah setempat.
    Sebanyak 66 siswa dan siswi akan melanjutkan pendidikan kejenjang Sekolah Dasar (SD).
    Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Dinas Dikbud Kota Bima, Pengurus Yayasan Ta'awun Bima Erni Juhaenah SP, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bima Drs H Azhari, Kepala TK dan RA se Kecamatan Mpunda, orang tua siswa dan sejumlah undangan lainnya.
    Kepala TKIT Insan Kamil Asmarini SPdI menjelaskan, 
    TKIT Insan Kamil berdiri sejak tahun 2003 dan telah menamatkan 962 siswa dan siswi.
    "Untuk tahun ini TKIT Insan Kamil alhamdulillah menamatkan siswa sebanyak 66 orang, dari 108 siswa saat ini," katanya.
    Dijelaskan Asmarini, dari tahun ketahun Insan Kamil menujukan peningkatan yang siginifikan baik dalam prestasi mengikuti lomba tingkat kecamatan atau tingkat Kota Bima. Semua itu tidak terlepas dari adanya bantuan, motivasi dan dukungan dari semua orangtua siswa. 
    Asmarini juga mengaku, visi TKIT Insan Kamil melahirkan generasi Rabbani yang mandiri, kreatif dan intelektual terus digelorakan. Terlihat bagaimana siswa-siswi TKIT Insan Kamil telah mampu menghafal juz 30 mulai dari Surat An-Naba, An-naziyat, Abassa serta surat-surat pendek lainya. 
    "Ini menunjukan peningkatan yang luar biasa dari anak-anak kita. Tentu adanya kolaborasi kerjasama kita semua baik ustazah maupun orangtua di rumah," jelasnya.
    Oleh karena itu pada momen pelepasan siswa tahun 2017/2018 pihaknya mengusung tema "Anak adalah Petualanganku Menuju Surga" dimana orang tua dituntut harus banyak belajar dan mencari tahu bagaimana cara mendidik anak dengan baik terutama memberikan contoh teladan yang baik kepada anak-anak kita. Karena keluarga adalah madrasah yang pertama dan utama.
    "Anak-anak itu seperti tanaman yang harus disiram setiap hari, agar bisa tumbuh dan berkembang dengan baik," ingatnya.
    Ketua Yayasan Ta'awun Bima melalui Erni Juhaenah SP menjelaskan, tugas penting sekolah yang harus dilakukan di zaman yang mengalami krisis multidimensi adalah mewujudkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas. 
    Untuk membentuk kepemimpinan yang kuat kata Erni, Yayasan Ta'awun memikirkan hal tersebut melalui pendidikan berjenjang diawali dari PAUD dan TKIT Insan Kamil yang telah lama berdiri juga SDIT Insan Kamil yang juga sudah berdiri 11 tahun.
    "Pada tahun 2018 ini, Yayasan Ta'awun mendirikan SMPIT Insan Kamil dalam bentuk boarding school atau sekolah berasrama," jelasnya.
    Erni yang juga Kepala SDIT Insan Kamil mengaku, SMPIT yang sudah mulai menerima pendaftaran siswa baru tersebut mengambil konsep dengan 3 kurikulum. Mengkolaborasikan kurikulum Kemendiknas yaitu kurikulum nasional, kurikulum JSIT dan kurikulum Kementerian Agama untuk pondok pesantren.
    "Ini semua dilakukan untuk menyiapkan generasi yang mampu menghadapi berbagai tantangan kedepan terutama krisis multidimensi yang dihadapi bangsa ini," terangnya.
    Yayasan Ta'awun memberikan pendidikan yang layak dan berkualitas bagi masyarakat Bima dengan memadukan tiga unsur yang bertanggung jawab dalam dunia pendidikan yakni sekolah, orang tua dan pemerintah.
    "Semoga kehadiran lembaga pendidikan dibawah naungan Yayasan Ta'awun menjadi solusi untuk putra-putri kita kedepan agar menjadi generasi Rabbani," pungkas Erni. 
    Siswa TKIT Insan Kamil foto bersama Kepala Sekolah dan Ustajah usai penyematan bintang prestasi 
    Acara pelepasan siswa siswi TKIT Insan Kamil dimeriahkan dengan berbagai penampilan yang disuguhkan seperti drama, tarian kreasi, tarian tradisional, gerak dan lagu hingga hafalan do'a, hadits juga ayat-ayat Al-quran.
    Bahkan anak-anak TKIT Insan Kamil sendiri yang tampil sebagai pembawa acara pada hiburan pra acara dengan sangat memukau dan mengagumkan. Mereka adalah Shahnaz Annisaa Ramadhani putri pasangan Teguh Rahargianto dan Yuyun Yuniar dan Rafiqah Humairah putri pasangan M Syarif dan Niswatul Usman.
    TKIT Insan Kamil juga memberikan bintang karakter kepada ananda Bagas Envito dan Amelia Qurrata'ayun. Sementara Carent Parenting diberikan kepada keluarga Ilham Afrilio Wibowo putra pasangan Imam Suryo Wibowo dan Anugerah Isnaini dan keluarga Faiz Al-Nashir putra pasangan Awaludin dan Fatimah. (ZR.02)