• Tanggap Darurat Gempa Lombok, Tim Medis Muhammadiyah Berikan Layanan Medis

    Tim MDMC dan LazisMu saat memberikan layanan medis kepada warga terdampak gempa bumi di Desa Sajan Lombok Timur, Sabtu (4/8/2018).  
    Lombok, Zona Rakyat.-Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) bersama LazisMu mendirikan pos koordinasi tanggap darurat gempa bumi di Desa Sajang Kecamatan Sembalun Lombok Timur, Sabtu (4/8/2018).
    Pada posko tersebut, tim medis memberikan layanan kesehatan kepada warga terdampak di Desa Sajang, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur sejak 30 Juli 2018 lalu. 
    Tim Medis Muhammadiyah terdiri atas dokter umum, dokter spesialis dan perawat gabungan dari RS Muhammadiyah Lamongan dan RS PKU Muhammadiyah Bima. 
    "Selama masa tanggap darurat, tim medis menangani beberapa kasus kesehatan pasca gempa bumi kepada anak-anak dan orang dewasa," jelas dr Muhammad Aliansyah dari RS PKU Muhammadiyah Bima.
    Menurutnya, banyak pengungsi masih mengalami trauma dan cemas akibat gempa susulan yang terus terjadi di Lombok. “
    Sejauh ini kata dokter yang kerap dipanggil dr Mamat ini, pengobatan yang dilakukan karena efek-efek yang ditimbulkan oleh perasaan cemas dan khawatir dari masyarakat akan terjadinya gempa. 
    Dijelaskannya, lokasi pelayanan medis yang dilakukan berdasarkan hasil asesmen mahasiswa UMY yang sedang melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN) Kecamatan Sembalun. Tim Medis Muhammadiyah juga menemukan kasus ISPA pada beberapa warga terdampak, khususnya anak-ana. Karena faktor cuaca dan udara yang dingin. 
    Hingga saat ini, masyarakat masih tinggal di tenda darurat karena belum berani kembali ke rumah masing-masing. Ditambahkan dr Mamat, untuk menjangkau wilayah di Desa Sajang yang warganya belum ditangani, Tim Medis Muhammadiyah melakukan pelayanan kesehatan bergerak. Diantaranya di Dusun Bawaq Nao Lauk, Dusun Bawaq Nao Daya, dan Kampung Karya. 
    “Kebutuhan obat di posko Desa Sajang sebagian besar cukup terpenuhi dari posko induk. Hanya beberapa kebutuhan obat seperti obat anti muntah untuk anak yang masih kami cari untuk pelayanan disini,” ujarnya.(ZR.02)