• Wakil Walikota Pompa Semangat Kerja Aparaturnya

    Wawali Kota Bima Ferry Sofiyan SH saat menyemangati etos kerja apaturnya

    Kota Bima, Zona Rakyat.-
    Wakil Walikota Bima
     Feri Sofiyan SH, memompa semangat dan etos kerja aparaturnya di lingkup Pemkot Bima. Meski dirundung masalah hukum terkait dugaan tindak pidana pembangunan Dermaga Wisata dan Jetty di Bonto Kelurahan Kolo, namun tidak mengurangi semangat dan kewajiban Wakil Walikota Bima untuk terus menyemangati bawahannya.


    Wawali sendiri melakukan sidak di Bappeda dan Litbang Kota Bima. Kedatangan orang nomor dua di Kota Bima ini, tidak lain dalam rangka melihat langsung kondisi dan etos kerja aparaturnya di dinas yang bertugas merancang pembangunan di Kota Bima ini.

    Saat tiba di Bappeda dan Litbang, Wawali disambut Sekretaris kantor setempat dan jajarannya. Nampak Wawali juga didampingi oleh Kepala BKPSDM Kota Bima. 

    Sekretaris Bappeda, Syarif Rustaman melaporkan, pada triwulan akhir ini, jajarannya masih disibukan dengan sejumlah kegiatan. Seperti revisi RPJMD, kemudian menyelesaikan Perda RT RW karena harus dilakukan adaptasi sesuai dengan keadaan. 

    "Kami juga masih berkutat dengan kegiatan penyusunan APBD 2021. 3 agenda ini yang menjadi konsentrasi kami Pak Wakil," jelas Syarif Rustaman.

    Dia juga melaporkan, kondisi 4 pegawai Bappeda dan Litbang yang positif terpapar Covid-19. Akibat ini, pihaknya juga membatasi aktivitas di kantor tersebut. 

    "Kami berharap Pak Wakil bisa memberi arahan dan petunjuk tugas untuk kami di Bappeda," pintanya.

    Wakil Walikota Feri Sofiyan SH mengaku, sengaja mendatangi OPD dalam rangka silaturahmi dan menyemangati para pegawai, juga melaksanakan pembinaan.

    "Ini juga kesempatan saya untuk memperkuat silahturahmi, sesuai dengan bidang tugas kami yang diamankan UU sebagai Wakil Walikota Bima,"ucapnya.

    Perjalanan pemerintahan Lutfi- Feri, sebutnya, sudah berjalan 2 tahun. Ia sangat berharap kepada semua jajaran untuk tidak perlu berpengaruh terhadap kasus yang menimpanya beberapa hari terakhir. Karena masalah tersebut adalah masalah pribadi dan tidak ada kaitan dengan siapapun. Tentu dirinya akan pertanggungjawaban secara pribadi.

    "Tetap semangat bekerja sesuai tupoksi dan berikan pengabdian terbaik untuk daerah ini," sarannya. 

    Feri berharap, agar tidak ada opini liar yang berkembang terkait masalah yang menimpanya. Untuk itu, dirinya hadir di Bappeda dan Litbang berharap agar tidak terpengaruh dengan kondisi yang viral beberapa hari terakhir, dan bekerja saja sesuai biasa. 

    "Memang harus diakui, perjalanan pemerintah kita mengendor tidak tertata dengan baik, kurang semangat dan lain sebagainya. Publik pun sudah menilai itu, makanya kita harus menata kembali dan bekerja sesuai rel dan aturan yang ada," saran Wawali.  

    Dihadapan jajaran Bappeda dan Litbang, Wawali meminta tetap hati-hati menjalankan amanah. Karena semua harus dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT. Jangan apa yang dilakukan sekarang tidak berdasarkan ketentuan, akan berdampak dikemudian hari. 

    Pada beberapa hari terakhir juga sambung Feri, selaku pribadi maupun sebagai Wakil Walikota Bima, ia melihat wibawa pemerintah mulai tergerus akibat ulah orang-orang yang tidak bertanggungjawab. 

    Salah satunya ulah orang-orang di luar sistem pemerintahan yang mencaci maki pejabat di Bappeda dan Litbang di Medsos. Tentu saja cara-cara itu telah menciderai wibawa, harkat dan martabat pemerintah. 

    "Kendati demikian, hal-hal seperti itu perlu dipandang sebagai bahan evaluasi OPD terkait," sarannya lagi.(ZR.07)