• STIH Muhammadiyah Bima Itu Unggul, Humanis dan Religius

    Foto bersama mahasiswa KKN saat pelepasan di halaman kampus STIH Muhammadiyah Bima, Kamis (24/6/2021).

    Kota Bima, Zona Rakyat.-
    Ketua STIH Muhammadiyah Bima Dr Ridwan SH MH mengingatkan kepada seluruh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik angkatan XXXI agar mampu menunjukkan motto atau slogan STIH Muhammadiyah sesungguhnya di tengah masyarakat. Motto STIH Muhammadiyah tersebut tercermin dalam visinya yakni unggul, humanis dan religius.

    Mahasiswa KKN harus mampu menunjukan keunggulannya dibandingkan dengan mahasiswa lainnya. Baik unggul dalam memberikan informasi, pencerahan, pemahaman dan solusi terbaik setiap persolan yang dihadapi masyarakat. Selain itu harus mampu membangun komunikasi dan hubungan yang baik dengan masyarakat dengan menunjukkan perilaku yang baik, sikap disiplin, kerjasama dan kebersamaan yang baik juga menunjukkan sisi religiuslitas dalam kehidupan bermasyarakat.

    "Semua harapan dalam slogan atau motto kampus ini hendaklah dilaksanakan secara serius dalam kegiatan KKK yang dilaksanakan. Segala produk dan perilaku kita harus mencerminkan ketiga visi itu yakni unggul, humania dan religius," harap Dr Ridwan saat pelepasan mahasiswa KKN Tematik di halaman kampus setempat, Kamis (24/6/2021).

    Dirinya juga mengingatkan bahwa karakter yang dimiliki satu dengan yang lainnya berbeda beda dan semua karakter itu akan terlihat ketika berada di lapangan. Tidak saja yang memiliki potensi positif tetapi juga potensi negatif. Oleh karena itu semua potensi akan dipertemukan dalam ruang KKN yang tentunya memiliki banyak warna, budaya, suku, genetika, kebiasaan, adat dan agama.

    "Perbedaan itu tidak boleh menjadi masalah yang menghabiskan waktu untuk menyelesaikannnya namun perbedaan itu justeru akan mampu membangun kebersamaan, soliditas dan kekeluargaan," ingat Ketua STIH Muhammadiyah Bima.

    Dirinya menekankan kepada mahasiswa KKN agar mampu menunjukkan kedewasaan cara pandang dan berpikir. Karena KKN adalah momentum bersejarah yang akan ditorehkan di lokasi-lokasi KKN. Oleh karena itu nikmatilah momentum ini dan jangan pernah meninggalkan jejak negatif, tinggalkan jejak positif dan yang baik sehingga akan terus dikenang.

    "KKN ini adalah jenjang penting dalam perjalanan proses pendidikan di kampus ini. Disamping bobot SKS, juga sebagai bentuk pengabdian mahasiswa dan kampus ini kepada masyarakat," terangnya.

    Ridwan meminta kepada para mahasiswa KKN Tematik ini untuk tidak ambisius dan membebani diri dengan program-programnya tetapi buatlah program yang mampu dilaksanakan dan meninggalkan jejak positif yang dapat diterima masyarakat.

    "Saya yakin dan percaya bahwa mahasiswa KKN STIH Muhammadiyah selama ini selalu meninggalkan jejak positif. Begitu juga dengan mahasiswa KKN angkatan XXXI ini, jika perlu dipertahankan dan ditingkatkan," Dr Ridwan berharap.

    Poin terakhir, kata pria berkaca mata ini, bahwa dibelakang semua harapan besar kita dalam KKN yang dilaksanakan, tentunya ada nama Muhammadiyah yang juga menjadi tanggung jawab kita untuk dijaga. Oleh karena itu mari kita jaga berasama nama baiknya.

    "Karena kita KKN dimasa pandemi covid 19, maka wajib untuk menjaga kesehatan, terapkan protokol kesehatan dengan tetap memakai masker, mencuci tangan dengan air mengalir dan menjaga jarak serta jaga keselamatan. Semoga kegiatan kita diridhoi Allah SWT," tutupnya. (ZR.05)