• Mahasiswa KKN STIH Muhammadiyah Bima Laksanakan Seminar Hasil Program KKN

     


    Bima, Zona Rakyat.-Sebanyak 8 (delapan) Kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik STIH Muhammadiyah Bima menyampaikan hasil program KKN dalam seminar hasil, Sabtu (28/8/2021) di aula Tayeb Abdullah kampus setempat. 

    Masing-masing kelompok KKN menyampaikan program dan hasil yang dicapai dalam kegiatan KKN Tematik di wilayahnya. Setiap kelompok diwakili Ketua, Sekretaris dan Bendahara kelompok serta dosen pembimbing di hadapan Pimpinan lembaga dan anggota kelompok lainnya. 

    "Setiap kelompok menyampaikan program yang direncanakan dan bagaimana capaian program tersebut. Kendala apa yang dihadapi serta bagaimana persentase pencapaiannya," jelas Ketua LP2M STIH Muhammadiyah Bima Hajairin SH MH mengawali kegiatan seminar hasil KKN angkatan XXXI tahun 2021.

    Seminar hasil KKN sendiri dibuka langsung Ketua STIH Muhammadiyah Bima Dr Ridwan SH MH. Dihadiri Wakil Ketua, Ketua LP2M, dosen pembimbing, Ketua dan anggota Kelompok 1 hingga Kelompok 8 serta civitas akademika STIH Muhammadiyah Bima.

    Pantauan media ini, seluruh kelompok KKN menyampaikan gambaran umum pelaksanaan program dan prosentase pencapaiannya melalui Ketua Posko didampingi dosen pembimbing. 

    Seminar hasil KKN Tematik STIH Muhammadiyah Bima angkatan XXXI tahun 2021, dibuka langsung Ketua STIH Muhammadiyah Bima Dr Ridwan SH MH.

    Seminar hasil ini sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada lembaga STIH Muhammadiyah Bima tentang hasil dan program KKN yang telah dilaksanakan di masing-masing posko. Baik Posko yang ada di Kota Bima, Kabupaten Bima maupun Kabupaten Dompu. 

    Ketua STIH Muhammadiyah Bima Dr Ridwan SH, MH mengatakan, pelaksanaan KKN angkatan XXXI tahun 2021 ini merupakan angkatan yang paling unggul dibanding angkatan lain sebelumnya. 

    "Kita berencana angkatan 2018 ini menjadi angkatan yang paling unggul yang tersedia saat ini. Proses perkuliahan diharapkan berakhir lebih cepat yakni 8 semester. Tahun ini wisuda dilaksanakan pada bulan September 2021 dan kita berharap angkatan ini bisa melaksanakan wisuda lebih cepat yakni bulan Februari 2022 mendatang," harapnya.

    Ridwan juga menyampaikan selamat kepada para mahasiswa yang telah melaksanakan kegiatan KKN yang tersebar di 8 posko. Dirinya mengaku bangga dengan kinerja dan kerja keras mahasiswa KKN tahun ini, karena mengalami peningkatan baik sisi kuantitas maupun kualitas. Secara kuantitas, jumlah pesertanya lebih meningkat sekitar 200 mahasiswa. Tingkat erorrnya hanya sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya mencapai 30 persen. Dari sisi kualitasnya KKN tahun ini meningkat mutu kualitasnya. 

    Menurut Ketua STIH Muhammadiyah Bima, ada 4 agenda yang dilaksanakan dengan baik dalam kegiatan KKN angkatan XXXI ini yakni pertama, program telah memberi dampak output dan out come positif dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Membantu meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat di lokasi KKN. Kedua, ada laporan pengabdian kepada masyarakat, format ini memberikan dampak signifikan kinerja kampus melalui laporan yang disampaikan melalui LP2M. Ketiga, STIH sebagai satu-satunya perguruan tinggi yang melaksanakan 4 program dalam satu waktu sesuai dengan standar yang ditetapkan. Outcome publikasi kegiatan di forum bergengsi yang diselenggarakan kampus ternama di Indonesia dan perusahaan multi nasional. 

    "Kemarin kita kirim 8 naskah dan semuanya lolos. Ini kolaborasi mahasiswa dengan dosen pembimbing. Kebiasaan menulis ini harus terus dikembangkan. Tradisi menulis ini harus dilakukan," anaknya.

    Sementara agenda ke 4 yang dilakukan adalah promosi mahasiswa baru. Upaya pengenalan kampus dilaksanakan cukup baik dan terbukti dengan jumlah mahasiswa baru sekitar 300-san untuk Prodi Ilmu Hukum.

    "Luar biasa upaya promosi yang dilakukan dan membuat masyarakat tertarik dan yakin dengan lembaga ini," kata Ridwan.

    Dirinya juga berharap, setelah kembali ke kampus semua persoalan di tempat KKN sudah tidak ada lagi. Baik persoalan di internal kelompok maupun yang melibatkan pihak-pihak di lokasi KKN.

    "Silakan yang belum, selesaikan dengan bijak, arif dengan cara yang santun sebagaimana cara yang dilakukan komunitas intelektual," harap Ketua STIH Muhammadiyah. (ZR.07)