• Wagub : Cegah Stunting Dengan Posyandu Keluarga

    Wakil Gubernur NTB 
    Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalil
    Mataram, Zona Rakyat
    .-Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah mengatakan, kehadiran posyandu keluarga sebagai bentuk solusi dari berbagai permasalahan kesehatan di Provinsi NTB. Salah satunya memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan stunting.

    “Revitalisasi posyandu ini bertujuan untuk meningkatkan angka posyandu secara bertahap, menuju posyandu keluarga serta deteksi dini berbagai persoalan sosial, sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat berbasis dusun menuju pertahanan keluarga,” kata Ummi Rohmi saat memberikan pemaparan penanganan stunting di NTB dalam rangka pembekalan program kerja kuliah nyata  Muhammadiyah – Aisyah (KKN Mas) Tahun 2021 yang berlangsung secara virtual, Rabu (04/08).

    Berdasarkan data dari Riskesdas jumlah stunting di Provinsi NTB dari tahun 2018 – Juli 2021 sebanyak 33.49%. Ummi Rohmi menilai bahwa setiap tahunnya dapat dilakukan rekapitulasi data dari seluruh posyandu dan puskesmas di NTB.

    “Dengan kita bisa mendapatkan by name by address, maka penanganannya bisa jauh lebih komprehensif dan efektif. Agar di NTB ini melihat posyandu menjadi sesuatu yang betul - betul harus diintervensi dengan baik,” jelasnya.

    Ummi Rohmi menegaskan bahwa masalah stunting tidak hanya berbicara tentang bayi dan ibu hamil, tetapi juga bagaimana mengedukasi remaja kita sehingga dia siap menjadi calon ibu nanti dan memahami kesehatan reproduksi dan lain sebagainya.

    “Kita juga harus mengedukasi masyarakat karena stunting juga sangat tergantung dari lingkungan. Sehingga kita harapkan penanganan stunting ini bisa sangat komprehensif. Karena kita tahu penanganan stunting tidak hanya bicara tentang gizi tetapi sangat erat juga hubungannya dengan sanitiasi,” tuturnya. (ZR.08)