• Terkait Isu PKBM, Kadis Dikbud Angkat Bicara

    Kepala Dikbud Kabupaten Bima H.Zunaidin,M.Si

    Kabupaten Bima, Zona Rakyat - Terkait isu Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dituding isu miring oleh beberapa pihak, Kepala Dinas Dikbud angkat bicara, Kamis, (16/12/21).

    H.Zunaidin,M.Si Kepala Dinas Dikbud menjelaskan, selama kepemimpinan, dirinya telah memberhentikan sebanyak 102 ijin operasional, dan PKBM yang dari 111 hingga sekarang sebanyak 109 yang tersebar sebanyak 18 kecamatan se Kabupaten Bima.

    "Hasil verifikasi hari ini, dengan sendirinya sejumlah PKBM akan gugur karena tidal dapat membuktikan data dukung yang benar dikarenakan verifikasi yang sangat ketat," ungkapnya.

    Bayangkan saja, lanjutnya awalnya 100 menjadi 9 wb, bahkan ada yang 111 hanya 2 WB.

    "Kalau kita tidak lakukan validasi seperti itu maka akan selamanya akan menjadi data sampah, tapi negara yang bayar," ungkapnya.

    Dan H Zainudin juga mengakui, dari hasil ketatnya verifikasi yang pihaknya lakukan telah menyelamatkan sebanyak 4 milliar lebih dan sudah di kembalikan kepada Negara.

    "Dari total 11 miliar, 4 miliar lebih sudah kita kembalikan ke kas negara," tegasnya.

    Dirinya mengakui, meski banyak yang tidak suka padanya terkait bongkar - bongkar persoalan PKBM ini,dirinya mengakui tidak menjadi persoalan baginya.

    "Yang penting tuhan menyukai saya, dan ada waktu saya untuk sholat," cetusnya.

    Kemudian, dirinya pun membantah terkait adanya tudingan terhadap dirinya bahwa ada jatah untuk Kepala Dinas.

    " Kita bekerja bukan berorientasi pada uang, meski semua ingin uang, karena kita lebih kepada kualitas," imbuhnya.

    H Zainudin melanjutkan, Bahwa ada beberapa pertanyaan dari publik kenapa ditahan - tahan karena sudah masuk dapodik, dirinya menjelaskan dapodik bukan by name by address seperti di dukcapil yang nama itu bisa muncul beberapa kali.

    "Silakan kasi data dukungmu, ada dapodikmu, KK atau ada Ijazah," bebernya.(ZR - 04).