• Breaking News

    BPN Kota Bima Dinilai Tidak Profesional Layani Pengurusan Surat Tanah


    Kota Bima, Zona Rakyat - Pelayanan di Kantor Badan Pertanahan Negara (BPN) Kota Bima dinilai tidak profesional dalam memproses permohonan warga terkait pengurusan Sertifikat Tanah warga. 

    Hal tersebut dikeluhkan Warga Kota Bima, Wawan Rumiputra, terkait kerumitan yang dirasakannya saat mengurus proses Pemecahan Tanah milik Orangtua kandungnya yang berada di Kelurahan Mande Kecamatan Mpunda Kota Bima saat ini.

    Dirinya kecewa karena lambannya urusan pemecahan sertifikat yang diurus mulai bulan 3 masukin bahan hingga saat ini sudah bulan 8 belum selesai  juga, padahal semua perlengkapan adminiatrasi, termasuk biaya-biaya yang diminta oleh petugas sudah diberikan semua.

    "Sangat aneh kinerja orang-orang di BPN Kota Bima ini, padahal biaya serta berkas administrasi sudah dipenuhi sejak 5 bulan lalu," keluh Wawan pada media ini, kamis (18/08/2022).

    Lanjutnya lagi, sudah sangat sering dirinya menanyakan kapan diselesaikannya berkas pemecahan sertifikat kepada petugas yang mengurusnya, jawabannya petugas tersebut adalah karena Blangko saat itu kosong, masih menunggu dari pusat. 

    Lalu, kemudian setelah Blangko sudah ada, alasannya lagi berkasnya tinggal ditanda tangani Kepala Kantor. Sangat disayangkan dan mengecewakan lambannya kinerja pihak Kantor BPN dengan berbagai alasannya.

    "Itu yang kita sesali sebagai warga Kota Bima, kuat dugaan indikasi bahwa Kantor ini tidak bekerja secara bersih sesuai Motto yang didinding Kantor mereka "Zona Bersih Korupsi" ," sentil pria yang aktif didunia Pers tersebut. 

    Dikonfirmasi lebih lanjut, awak media tidak berhasil menemui Kepala Badan Pertanahan Negara (BPN) Kota Bima. Menurut salahsatu petugas yang ditanya mengatakan bahwa pucuk Pimpinan BPN Kota Bima sementara ini diisi oleh PLT yang posisi lainnya adalah Kabid di BPN Kanwil NTB. 

    "Kepala Kantor tidak masuk, beliau lagi di Mataram, jadwal PLT Kepala BPN Kota Bima hanya 2 minggu di Kota Bima dan 2 minggu di Kanwil NTB di Mataram," ujar salahsatu petugas yang ditemui.(ZR.05)

    Tidak ada komentar