Muscab PKB Kabupaten Bima, Empat Nama Jadi Kandidat Calon Ketua DPC

Kegiatan Musyawarah Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Kamis (16/4/2026).
Bima, Zona Rakyat.-Dalam rangka regenerasi kepemimpinan, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bima menggelar Musyarawah Cabang (Muscab). Acara yang berlangsung di Kecamatan Woha, Kamis (16/04/2026), menghasilkan Empat kandidat yang akan menjadi Ketua masa bakti 2026 – 2031.
Keempat nama kandidat ketua dimaksud yakni, Drs H. Mustahid, M.M merupakan Ketua DPC PKB Kabupaten Bima saat ini. Kemudian, Hj.Mahdalena, S.S.,M.M merupakan Anggota DPR Republik Indonesia, Muhtar Merupakan Anggota DPRD Kabupaten Bima dan Nurdin.
"Jadi dalam Muscab tadi kita sudah menghasilkan empat kandidat ketua DPC PKB Kabupaten Bima. Sudah disetujui oleh Muscab untuk dijadikan kandidat ketua,” kata Wakil ketua DPW Akhdiansyah, S.Hi kepada awak media usai kegiatan.
Dijelaskan Akhdiansyah, Muscab ini dilaksanakan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PKB hasil Muktamat di Bali. Muscab dilaksanakan sebagai proses jenjang demokrasi intenal PKB yang berbasiskan musyawarah mufakat.
Terhadap keempat nama tersebut sambungnya, selanjutnya akan mengikuti proses Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK), termasuk serangkaian tes seperti, psikologi, kapasitas dan wawancara mendalam oleh Tim DPP untuk mengukur kapasitas, loyalitas, integritas dan juga rekam jejak mereka.
Sementara assessment melalui UKK pada tanggal 24 april 2026 di Mataram secara serentak, dan kemudian DPP akan memutuskan siapa kader terbaik dari empat nama tersebut untuk ditunjuk menjadi ketua DPC PKB Kabupaten Bima,” ujarnya.
Anggota DPR Propinsi NTB yang kerap disapa Guru To'i ini berharap, siapun nanti yang dipilih oleh DPP PKB berdasarkan usulan dari peserta Muscab bisa membawa kebesaran bagi PKB Bima.
“Kita berharap sebelum tanggal 23 Juli 2026 seluruh ketua DPC PKB defenitif sudah ber SK. Karena mereka akan Kita undang di Jakarta untuk mengikuti pelantikan secara serentak bersamaan dengan puncak Harlah PKB 23 Juli,” pungkasnya. (ZR4)


.jpg)


Tidak ada komentar
Posting Komentar