• Breaking News

    Ketua dan Sekretaris Lazismu Kota Bima Ikuti Sertifikasi Kompetensi Amil Tingkat Nasional

    Foto Ketua dan Sekretaris Lazismu Kota Bima saat mengikuti Sertifikasi Kompetensi Amil LAZISMU Tingkat Nasional di Jawa Timur.

    Jawa Timur, Zona Rakyat.-
    Ketua Lazismu Kota Bima, Dopu Teibang, bersama Sekretaris Lazismu Kota Bima, Suratman, mengikuti Sertifikasi Kompetensi Amil LAZISMU Tingkat Nasional yang diselenggarakan pada 24–25 Juli 2026 di Provinsi Jawa Timur.


    Keikutsertaan keduanya berdasarkan Surat Tugas Nomor 06.BP/0.17/2026 yang diterbitkan oleh Badan Pengurus LAZISMU Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) tertanggal 14 Juli 2026. Selain Dopu Teibang dan Suratman, kegiatan tersebut juga diikuti oleh Fathurrahman dari Lazismu Wilayah NTB.

    Sertifikasi kompetensi ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) amil zakat dalam mewujudkan tata kelola Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZISKA) yang akuntabel, profesional, dan berkemajuan.

    Dalam kegiatan tersebut, para peserta menjalani uji kompetensi untuk memperoleh sertifikasi profesi sebagai amil. Sertifikasi tersebut mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), sehingga kompetensi para amil memperoleh pengakuan resmi dari negara.

    Proses asesmen menggunakan metode portofolio, yakni penilaian berdasarkan rekam jejak, pengalaman, serta bukti-bukti kompetensi yang dimiliki peserta dalam mengelola ZISKA. Sementara itu, tim asesor dipimpin langsung oleh Direktur Utama LAZISMU Pusat bersama para anggota tim asesor.

    Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bima, Drs. H. Ichwan P. Syamsuddin, M.AP, menyampaikan apresiasi atas keikutsertaan Ketua dan Sekretaris BP Lazismu Kota Bima dalam sertifikasi kompetensi tersebut. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk komitmen Muhammadiyah dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia yang mengelola dana umat.

    "Sertifikasi kompetensi ini bukan sekadar memenuhi standar administratif, tetapi menjadi bagian penting dalam membangun amil yang profesional, berintegritas, dan memiliki kompetensi yang diakui secara nasional. Dengan meningkatnya kapasitas para amil, pengelolaan dana umat, khususnya zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya, akan semakin akuntabel, transparan, serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat," ujar Ichwan.

    Ia menambahkan, PDM Kota Bima mendukung penuh upaya peningkatan kompetensi seluruh pengurus Lazismu sebagai bagian dari penguatan tata kelola lembaga filantropi Muhammadiyah.

    "Kami berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama proses sertifikasi dapat diterapkan dalam pengelolaan Lazismu Kota Bima sehingga semakin profesional, terpercaya, dan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk menyalurkan dana umat melalui Lazismu," katanya.

    Sementara itu, Ketua Lazismu Kota Bima, Dopu Teibang, menegaskan bahwa keikutsertaan dalam sertifikasi ini merupakan komitmen Lazismu Kota Bima untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

    "Melalui sertifikasi ini, kami berharap pengelolaan ZISKA di Kota Bima semakin kredibel, transparan, profesional, dan sesuai standar nasional, sehingga kepercayaan masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui Lazismu terus meningkat," ujarnya.

    Dengan adanya sertifikasi kompetensi tersebut, Lazismu Kota Bima optimistis mampu memperkuat tata kelola lembaga secara profesional dan akuntabel, sekaligus memastikan pengelolaan dana umat dilakukan sesuai standar kompetensi nasional demi memberikan manfaat yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat. (ZR3)

    Tidak ada komentar