• Breaking News

    Bupati Bima Apresiasi Direktur RSUD Bima Mampu Hadirkan Alat Cuci Darah Pasien Gagal Ginjal

    Munir Husen
    (Dosen Universitas Muhammadiyah Bima
    )

    Saat ini
    , Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima sudah memiliki alat cuci darah untuk pasien gagal ginjal. Selama ini pasien gagal ginjal selalu di rujuk ke Rumah Sakit di luar daerah seperti RSUP NTB.


    Bupati Bima Ady Mahyudi telah meresmikan alat tersebut, sebagai isyarat bahwa RSUD Bima siap menerima pasien gagal ginjal dan sudah tersedia fasılitas maupun perawatan. Bupati Bima mengapresiasi kinerja drg H. Iksan selaku Direktur RSUD Bima, mampu menghadirkan pelayanan kesehatan baru berupa alat cuci darah untuk pasien gagal ginjal.

    Apresiasi Bupati Bima bukan tanpa alasan, keberhasilan menambah unit pelayanan instalasi cuci darah merupakan solusi bagi pasien gagal ginjal. Alat tersebut khususnya di Bima hanya dimiliki oleh RSUD Bima.

    Direktur RSUD Bima drg H Iksan dihadapan Bupati menyampaikan, bahwa layanan hemodialisa didukung dengan kesiapan infrastruktur, mesin hemodialisa serta tenaga medis yang mumpuni sudah disiapkan sesuai SOP Medis di RSUD Bima.

    RSUD Bima terus melengkapi alat medis, dibarengi dengan kualitas pelayanan. Setiap pasien berhak mendapatkan pelayanan yang sama, aman, nyaman dan bermutu. Pelayanan hemodialisa tidak hanya pada ketersediaan mesin dan ruangan, melainkan juga membutuhkan sistem pelayanan yang baik, tenaga medis dan kesehatan yang berkompeten serta koordinasi tim yang solid.

    Alat cuci darah bagi pasien gagal ginjal yang dimiliki oleh RSUD Bima merupakan usaha maksimal untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
    Disamping Itu, keluhan keluarga pasien yang sering melakukan cuci darah di luar daerah menjadi pertimbangan yang matang untuk pegadaan alat tersebut.

    Langkah strategis RSUD Bima penambahan peralatan medis baru, dapat memberi manfaat pada masyarakat, sehingga mampu mengoptimalkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.
    Masyarakat Kabupaten Bima dan Kota Bima yang membutuhkan cuci darah bisa langsung datang ke RSUD Bima agar ditangani dan dilayani oleh dokter di rumah sakit tersebut.

    Dengan demikian, setelah ada alat pencuci darah di RSUD Bima keluarga pasien bisa menghemat biaya pengobatan yang selama ini dirasakan sangat berat jika berobat di luar daerah.

    Direktur RSUD Bima beserta jajarannya berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, menjunjung tinggi profesionalisme, selalu siap memberikan yang terbaik bagi pasien. Pelayanan prima menjadi prioritas utama yang terus dioptimalkan oleh pıhak RSUD Bima, kombinasi antara komitmen SDM, budaya kerja yang humanis dan elegan dengan cara cepat dan transparan.

    RSUD Bima sebagai pihak penyedia jasa layanan kesehatan masyarakat, indikator kesuksesan rumah sakit dapat dilihat dari tingkat kepuasaan masyarakat terhadap pelayanan pasien baik rawat inap maupun rawat jalan. RSUD Bima tetap fokus pada penyembuhan dan pemulihan kesehatan pasien secara menyeluruh, hal itu merupakan privelige bagi pasien.

    Hadirnya alat pencuci darah bagi pasien gagal ginjal di RSUD Bima menjadi momentum untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi di bidang kesehatan demi memberikan pelayanan yang lebih baik dan berkualitas. (*)

    Tidak ada komentar