Enam Program Studi UM Bima Kantongi Sertifikat Penyelenggara RPL Tipe A, Perluas Akses Pendidikan bagi Masyarakat
Kota Bima, Zona Rakyat.-Universitas Muhammadiyah (UM) Bima kembali mencatatkan prestasi di bidang akademik. Sebanyak enam program studi jenjang Sarjana resmi memperoleh Sertifikat Kelayakan Penyelenggara Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Tipe A dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) melalui SiERRA (Sistem e-Rekomendasi RPL Akademik) untuk Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027.Enam program studi tersebut meliputi Ilmu Hukum, Ekonomi Syariah, Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), dan Pendidikan Bahasa Arab (PBA).
Dengan diterbitkannya sertifikat tersebut, keenam program studi di Universitas Muhammadiyah Bima dinyatakan memenuhi persyaratan untuk menyelenggarakan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Tipe A, yakni mekanisme pengakuan terhadap capaian pembelajaran yang diperoleh melalui pengalaman kerja, pendidikan nonformal, pelatihan, maupun pengalaman profesional lainnya.
Rektor Universitas Muhammadiyah Bima, H. Ilyas Sarbini, S.H., M.H., mengatakan bahwa kehadiran program RPL merupakan bagian dari komitmen universitas untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya para pemangku kepentingan (stakeholder) yang telah memiliki pengalaman dan kompetensi di bidangnya.
"Program RPL ini merupakan bentuk ikhtiar Universitas Muhammadiyah Bima dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi para stakeholder. Banyak individu yang telah memiliki pengalaman kerja, kompetensi, dan pengabdian di masyarakat, sehingga pengalaman tersebut dapat direkognisi sebagai bagian dari proses pembelajaran di perguruan tinggi," ujar Ilyas, Rabu (4/8/2026) di kampus UM Bima.
Menurutnya, kebijakan RPL sejalan dengan semangat pembelajaran sepanjang hayat (lifelong learning) yang memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk meningkatkan kualifikasi akademik tanpa mengabaikan pengalaman dan kompetensi yang telah dimiliki.
Sementara itu, Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Bima, Dr. Syamsuddin, S.H., M.H., mengajak masyarakat untuk memanfaatkan peluang yang diberikan melalui program RPL tersebut.
"Kami mendorong para guru, praktisi, pejabat pemerintah, ASN, pelaku usaha, tokoh masyarakat, maupun profesi lainnya untuk menjemput kemudahan yang ditawarkan melalui program RPL ini. Ini adalah kesempatan emas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana dengan pengakuan terhadap pengalaman dan kompetensi yang telah dimiliki," kata Syamsuddin.
Ia menambahkan, program RPL tidak hanya memberikan kemudahan akses pendidikan, tetapi juga tetap menjunjung tinggi standar mutu akademik sesuai ketentuan Kementerian Pendidikan Tinggi.
Keberhasilan enam program studi memperoleh sertifikat penyelenggara RPL Tipe A semakin mempertegas kesiapan Universitas Muhammadiyah Bima dalam menghadirkan layanan pendidikan tinggi yang inklusif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta dunia kerja.
Dengan bertambahnya jumlah program studi penyelenggara RPL, Universitas Muhammadiyah Bima optimistis dapat memberikan kesempatan yang lebih luas kepada masyarakat untuk meningkatkan kualifikasi akademik melalui jalur yang fleksibel, berkualitas, dan sesuai regulasi pemerintah.
Sertifikat yang diterbitkan melalui SiERRA tersebut berlaku untuk penyelenggaraan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Tipe A pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027, sekaligus menjadi dasar bagi keenam program studi di Universitas Muhammadiyah Bima untuk menerima mahasiswa melalui jalur RPL sesuai ketentuan yang berlaku. (ZR3)




.jpg)


Tidak ada komentar
Posting Komentar