• Breaking News

    Prodi Ilmu Komputer UM Bima Review Kurikulum, Libatkan Industri dan Dinas Kominfo

    Dekan FTIK UM Bima, Dr. Syarifuddin, M.Pd., dan kegiatan review kurikulum bersama unsur industri dan instansi pemerintah terkait.

    Kota Bima, zonarakyat.com.-
    Program Studi Ilmu Komputer Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK) Universitas Muhammadiyah Bima (UM Bima) melakukan review kurikulum dengan melibatkan unsur industri dan instansi pemerintah terkait. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kurikulum yang diterapkan tetap relevan dengan kebutuhan dunia kerja serta perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.


    Kegiatan tersebut menghadirkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Bima serta sejumlah praktisi dan pakar di bidang teknologi informasi. Kehadiran para mitra eksternal tersebut diharapkan dapat memberikan masukan strategis dalam pengembangan kompetensi lulusan Ilmu Komputer.

    Sejumlah praktisi yang terlibat antara lain Siradjul Munir, S.Kom., DWDM Technical Engineer/ZTE Indonesia; Ichsan S. Gunawan, S.Kom., Technical Engineer/ZTE Indonesia; Muhammad Rivai Adzdzikr A., S.Kom., IT Support & Web Developer/RSUP Dr. Sardjito; Ady Wijanarko, S.Kom., Backend Developer/PT Media Sarana Data (GMEDIA); serta Nurfandi Yoga Pangesti, S.Kom., Maintenance & Developer Coordinator/PT Medika Digital Nusantara.

    Para praktisi tersebut memberikan perspektif berdasarkan pengalaman profesional mereka, khususnya terkait kompetensi dan keterampilan yang dibutuhkan lulusan Ilmu Komputer ketika memasuki dunia kerja.

    Review kurikulum difokuskan pada kesesuaian capaian pembelajaran, kompetensi teknis, penguasaan teknologi terkini, serta keterampilan profesional yang dibutuhkan industri dan instansi pemerintah.

    Wakil Rektor I UM Bima, Dr. Syamsuddin, S.H., M.H., mengatakan bahwa review kurikulum merupakan bagian penting dari upaya perguruan tinggi memastikan proses pendidikan mampu menjawab perubahan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.

    “Perguruan tinggi harus terus melakukan penyesuaian terhadap kurikulum agar kompetensi lulusan tidak tertinggal dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Karena itu, masukan dari industri dan instansi terkait menjadi sangat penting dalam memastikan kurikulum tetap relevan dan sesuai kebutuhan,” ujarnya.

    Menurutnya, keterlibatan dunia industri dalam proses akademik juga menjadi bentuk penguatan link and match antara perguruan tinggi dengan dunia kerja.

    “Harapan kita, lulusan UM Bima memiliki kompetensi yang kuat, mampu beradaptasi, serta siap berkontribusi di tengah transformasi digital yang terus berkembang,” tambahnya.

    Dekan FTIK UM Bima, Dr. Syarifuddin, M.Pd., menegaskan bahwa keterlibatan dunia industri dan instansi pemerintah dalam review kurikulum merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas lulusan.

    “Review kurikulum ini penting agar kompetensi yang diberikan kepada mahasiswa benar-benar sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Kami ingin lulusan FTIK UM Bima tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan praktis dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi,” ujarnya.

    Masukan dari para praktisi dan Dinas Kominfo menjadi bahan penting bagi Prodi Ilmu Komputer untuk memastikan mahasiswa tidak hanya memiliki penguasaan teori, tetapi juga kemampuan praktis, seperti pengembangan perangkat lunak, jaringan dan infrastruktur teknologi informasi, pengelolaan sistem, keamanan siber, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi digital.

    Melalui kegiatan ini, Prodi Ilmu Komputer UM Bima berkomitmen menghadirkan kurikulum yang adaptif, relevan, dan berorientasi pada kebutuhan dunia kerja. Kolaborasi dengan industri dan pemerintah daerah diharapkan semakin memperkuat keterkaitan antara pendidikan tinggi dan dunia profesional.

    Dengan demikian, lulusan Ilmu Komputer UM Bima diharapkan memiliki kompetensi yang sesuai dengan tuntutan zaman serta mampu mengambil peran dalam mendukung transformasi digital, baik di tingkat daerah maupun nasional. (ZR3)

    Tidak ada komentar