Jadi Narasumber PKKMB UM Bima, Letkol Arm Samuel Asdianto Limbongan Beri Bantuan UKT Dua Mahasiswa

Dandim 1608/Bima Letkol Arm Samuel Asdianto Limbongan, S.Kom., M.Sc. saat hadir dan foto bersama Rektor, Waki Rektor dan mahasiswa baru PPMB UM Bima.
Kota Bima, zonarakyat.com.-Komandan Kodim (Dandim) 1608/Bima Letkol Arm Samuel Asdianto Limbongan, S.Kom., M.Sc. kembali memberikan kejutan bagi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bima (UM Bima). Saat menjadi narasumber pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) UM Bima Tahun Akademik 2026/2027, ia memberikan bantuan biaya pendidikan kepada dua mahasiswa baru.
Kegiatan PKKMB tersebut berlangsung di halaman Kampus II UM Bima, Kota Bima, Sabtu (5/9/2026).
Dua mahasiswa yang mendapatkan bantuan yakni Muhammad Sauqir, mahasiswa Program Studi Gizi, dan Jumratun, mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD). Masing-masing mendapatkan bantuan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk satu semester.
Pemberian bantuan tersebut menjadi kejutan tersendiri bagi mahasiswa baru yang mengikuti PKKMB. Bantuan itu sekaligus menunjukkan kepedulian Dandim 1608/Bima terhadap keberlanjutan pendidikan generasi muda.
“Saya ingin membantu adik-adik mahasiswa. Jangan sampai persoalan biaya menjadi penghalang untuk menuntut ilmu. Kalian harus semangat belajar, karena kalian adalah generasi penerus bangsa,” pesan Letkol Arm Samuel Asdianto Limbongan di hadapan mahasiswa baru.
Dandim Kembali Beri Kejutan
Kepedulian Dandim 1608/Bima terhadap mahasiswa UM Bima bukan kali pertama dilakukan. Dua pekan sebelumnya, saat menjadi narasumber dalam Simposium Kebangsaan sekaligus launching Program Studi PPKn dan Kesehatan Lingkungan UM Bima, Letkol Arm Samuel Asdianto Limbongan juga memberikan hadiah kepada enam peserta yang aktif mengajukan pertanyaan, masing-masing 1 juta per orang.
Bahkan, pada kunjungan sebelumnya ke Kampus II UM Bima beberapa bulan lalu, Dandim pernah memberikan kesempatan kepada Rektor dan sejumlah dosen UM Bima untuk mencoba menaiki Maung, kendaraan taktis milik TNI.
Kehadiran Letkol Arm Samuel Asdianto Limbongan di UM Bima pun selalu membawa suasana tersendiri. Selain menyampaikan materi kebangsaan, ia menunjukkan perhatian langsung terhadap mahasiswa melalui berbagai bentuk dukungan.
Bekali Mahasiswa dengan Wawasan Kebangsaan
Dalam kesempatan tersebut, Letkol Arm Samuel Asdianto Limbongan menyampaikan materi Wawasan Kebangsaan kepada mahasiswa baru UM Bima.
Ia menekankan lima hal penting yang harus dipahami generasi muda, yakni mempertahankan kedaulatan negara, memahami kehidupan di negara yang plural, menyadari kekayaan sumber daya alam Indonesia, menghormati hak demokrasi, serta menjaga moralitas.
Menurutnya, mahasiswa harus memahami bahwa Indonesia merupakan negara yang memiliki keberagaman suku, agama, budaya, bahasa, dan latar belakang sosial. Keberagaman tersebut harus menjadi kekuatan untuk menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar menggunakan hak demokrasi secara bertanggung jawab. Menurutnya, penyampaian aspirasi melalui demonstrasi merupakan bagian dari hak warga negara selama dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
“Silakan menyampaikan pendapat dan melakukan demonstrasi, karena itu hak demokrasi. Tetapi jangan sampai merusak fasilitas umum. Sampaikan aspirasi dengan tertib dan tetap menghormati aturan yang berlaku,” tegasnya.
Dandim juga mengingatkan mahasiswa agar tidak mengabaikan moralitas di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang semakin cepat.
“Kita membutuhkan generasi muda yang pintar, tetapi juga memiliki moral dan karakter. Jangan hanya cerdas secara akademik, tetapi harus mampu menjaga diri, menghormati orang lain, dan memiliki rasa tanggung jawab kepada bangsa dan negara,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor UM Bima, H. Ilyas Sarbini, S.H.,M.H menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Letkol Arm Samuel Asdianto Limbongan atas kepeduliannya terhadap mahasiswa UM Bima.
Menurut Rektor, bantuan UKT tersebut sangat berarti bagi mahasiswa penerima, sekaligus menunjukkan perhatian nyata seorang pejabat terhadap dunia pendidikan dan generasi muda.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Dandim yang sudah turut membantu mahasiswa kami. Sekali lagi, terima kasih banyak atas kepedulian dan bantuannya kepada mahasiswa UM Bima,” ungkap Rektor.
Ia menilai perhatian yang diberikan Dandim tidak hanya sebatas bantuan materi, tetapi juga menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk semakin bersungguh-sungguh dalam menjalani pendidikan.
“Bantuan ini tentu sangat berarti bagi mahasiswa. Mudah-mudahan menjadi motivasi bagi mereka untuk belajar lebih giat dan menyelesaikan pendidikan dengan baik,” tambahnya.
Pemberian bantuan UKT kepada Muhammad Sauqir dan Jumratun menjadi salah satu momen yang paling berkesan dalam pelaksanaan PKKMB UM Bima Tahun Akademik 2026/2027.
Di tengah pesan wawasan kebangsaan yang disampaikan, Dandim 1608/Bima juga menunjukkan bahwa membangun generasi muda tidak cukup hanya dengan memberikan nasihat, tetapi dapat diwujudkan melalui kepedulian dan tindakan nyata.
Bagi UM Bima, dukungan tersebut menjadi contoh kolaborasi positif antara TNI dan perguruan tinggi dalam membantu mahasiswa sekaligus menyiapkan generasi muda yang berpendidikan, berkarakter, memiliki wawasan kebangsaan, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat. (ZR3)



.jpg)


Tidak ada komentar
Posting Komentar