Masyarakat Talapiti Keluhkan Kondisi Jalan dan Jaringan Seluler, Pemkab Bima Tutup Mata
![]() |
| Sekretaris Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Alumni (IKA) PMII Kecamatan Amabalawi, Iwan Setiawan. |
Bima. Zona Rakyat.-Masyarakat Desa Talapiti Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima, mengeluhkan kondisi infrastruktur jalan yang rusak parah di wilayahnya. Selain jalan, jaringan seluler juga menjadi masalah yang sudah akut, disampaikan masyarakat kepada Pemerintah Kabupaten Bima, namun tak pernah ditindaklanjuti.
Keluhan itu disampaikan Sekretaris Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Alumni (IKA) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kecamatan Amabalawi, Iwan Setiawan kepada media ini, Kamis (23/9/2026).
Dikatakan Iwan, Pemerintah Daerah bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dinilai tidak memiliki rasa empati dan kepedulian terhadap keinginan dan harapan masyarakat.
"Mereka terkesan tutup mada dan telinga terhadap persoalan masyarakat Talapiti," kesalnya.
Padahal Ia mengaku, langkah persuasif dan prosedural telah ditempuh secara maksimal. Namun tak ada satupun aspirasi dan harapan masyarakat yang diwujudkan. Upaya komunikasi dan koordinasi melalui surat, telepon, bahkan bersilaturahmi dan mendatangi langsung para pejabat juga telah berulang kali dilakukan.
"Sampai hari ini tak satupun kebutuhan fundamental masyarakat Talapiti yang digubris.
Menurut Iwan, kondisi jalan lintas Desa Talapiti saat ini bukan lagi tidak layak, melainkan sudah membahayakan keselamatan warga dan memakan korban jiwa akibat kecelakaan.
Selain itu, krisis jaringan seluler juga mencekik perekonomian masyarakat. Warga Desa Talapiti terpaksa menanggung beban finansial yang sangat berat hanya untuk mendapatkan akses komunikasi dasar.
"Masyarakat Talapiti harus dihadapkan dengan pilihan yang amat menyedihkan. Demi memenuhi komunikasi online, warga harus mengeluarkan sebanyak Rp110 juta per bulan secara kolektif, hanya untuk membeli voucher Wi-Fi demi menikmati jaringan seluler yang layak," beber Iwan.
Ia mengecam para pejabat daerah yang dinilai hanya memanfaatkan keindahan alam Talapiti tanpa memedulikan penderitaan warganya. Betapa susahnya mendapat jaringan seluler di Talapiti.
"Keluhan itu hanya dirasakan saat berada di tanah kami. Begitu kembali, mereka hanya meninggalkan cerita kosong tanpa aksi nyata," kesalnya.
Iwan juga menegaskan, PAC IKA PMII Ambalawi bersama masyarakat Desa Talapiti mengancam akan melakukan aksi pemblokiran dan mendatangi langsung Kantor Bupati Bima, kantor DPRD Kabupaten Bima, kantor Dinas PUPR, dan Dinas Kominfotik Kabupaten Bima.
"Seluruh proses administrasi dan persiapan aksi telah dirampungkan, dan warga siap turun ke jalan menuntut keadilan serta hak dasar yang selama ini diabaikan," ungkapnya. (ZR5)




.jpg)


Tidak ada komentar
Posting Komentar