Mentoring AIK FKIP UM Bima, Mahasiswa Diminta Menjaga Akhlak di Kampus dan Media Sosial
Kota Bima, zonarakyat.com.-Lembaga Pengembangan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (LPP AIK) Universitas Muhammadiyah Bima (UM Bima) mendorong mahasiswa untuk memperkuat pemahaman AIK sebagai landasan pembentukan generasi unggul, berakhlak Islami, dan memiliki spiritualitas yang kuat.
Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan Mentoring AIK Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UM Bima yang dilaksanakan pada Selasa (20/10/2026) di Masjid Al-Ikhlas Ranggo, Kampus I UM Bima.
Kegiatan ini menghadirkan Dr. Ihlas, S.Pd.I., M.Pd., sebagai narasumber dan diikuti Ketua Program Studi PPKn, Taufiqurrahman, M.Pd., dosen FKIP, serta mahasiswa.
Dalam materinya, Ihlas menekankan pentingnya menjaga akhlak di lingkungan kampus, masyarakat, dan media sosial. Ia mengingatkan mahasiswa agar santun dalam berkomunikasi, menghormati sesama, serta tidak menyebarkan hoaks, fitnah, dan ujaran kebencian di ruang digital.
“Akhlak tidak hanya ditunjukkan di ruang kelas, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat dan saat menggunakan media sosial. Jagalah lisan dan jari-jari kita agar tidak menyakiti orang lain. Jadilah mahasiswa yang berilmu, berakhlak, dan membawa manfaat,” pesannya.
Sementara itu, Ketua LPP AIK UM Bima, Dr. Anwar Sadat, M.Pd.I., mendorong mahasiswa FKIP agar terus mendalami nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Menurutnya, AIK bukan sekadar pengetahuan, melainkan pedoman dalam membentuk karakter, akhlak mulia, dan spiritualitas mahasiswa.
Ia berharap penguatan AIK dapat melahirkan generasi unggul yang mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai Islam dalam kehidupan akademik maupun sosial.
Kegiatan mentoring dipandu Sekretaris LPP AIK UM Bima, Kandidat Doktor Kaharuddin, M.Pd. Ia berharap materi yang disampaikan dapat memberikan makna bagi mahasiswa dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan ini, LPP AIK UM Bima berharap mahasiswa FKIP semakin memahami dan mengamalkan nilai-nilai Islam sebagai bagian dari pembentukan generasi berilmu, berakhlak mulia, dan memiliki spiritualitas yang kuat. (ZR3)






.jpg)


Tidak ada komentar
Posting Komentar