SDN 60 Sambinae Kota Bima Sosialisasi TBQ Ceria, Perkuat Gerakan Tuntas Baca Al-Qur’an Sejak Dini
![]() |
| Sosialisasi program Tuntas Baca Qur’an Ceria (TBQ Ceria), Senin (19/10/2026) di SDN 60 Samhonae. |
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut dihadiri Koordinator Pengawas Dikpora Kota Bima Abdul Salam HS., S.Pd., M.Pd.; Pengawas Pembina SDN 60 Sambinae Hj. Rohani, S.Pd.; Ketua Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Kemenag Kota Bima Ruslan, S.Ag.; serta perwakilan Dewan Pendidikan Kota Bima, Drs. H. Irfan dan H. Muhammad Said, S.Pd.
Turut hadir Ketua Komite Sekolah Muhammad Saleh, Kepala SDN 60 Sambinae Kota Bima Sri Muliyani, S.Pd.SD., dewan guru, dan wali murid kelas VI.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan doa, dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Acara kemudian dilanjutkan dengan pengantar dari Kepala SDN 60 Sambinae Kota Bima, Sri Muliyani.
Dalam pengantarnya, Sri Muliyani menjelaskan bahwa program TBQ Ceria merupakan tindak lanjut dari hasil asesmen sekolah yang menunjukkan bahwa kemampuan membaca Al-Qur’an sebagian peserta didik masih perlu ditingkatkan.
Menurutnya, program tersebut dirancang untuk membantu siswa mencapai ketuntasan membaca Al-Qur’an sekaligus menumbuhkan minat dan kecintaan mereka terhadap kitab suci umat Islam.
“Program TBQ Ceria ini dilaksanakan selama empat hari, mulai Senin hingga Kamis, setelah jam pelajaran reguler, yaitu pukul 12.30 WITA. Untuk tahap awal, program ini difokuskan kepada siswa kelas VI karena mereka akan segera melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP. Kita berharap sebelum naik ke jenjang berikutnya, anak-anak sudah memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik,” jelas Sri Muliyani.
Ia menegaskan, TBQ Ceria merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam mewujudkan ketuntasan kemampuan dasar peserta didik. Selain ketuntasan membaca Al-Qur’an, sekolah juga menjalankan program tuntas baca tulis yang telah didukung oleh pembina di setiap sekolah.
Lebih lanjut, Sri Muliyani menjelaskan bahwa nama TBQ Ceria tidak sekadar menjadi identitas program, tetapi juga mengandung nilai-nilai pendidikan yang ingin ditanamkan kepada peserta didik. CERIA merupakan akronim dari Cinta Al-Qur’an sejak dini, Elok dan indah bacaannya, Rajin belajar ngaji, Islami akhlaknya, dan Amanah ilmunya.
Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi landasan dalam membentuk generasi yang mencintai Al-Qur’an, memiliki kemampuan membaca yang baik, serta berakhlak mulia.
Dukungan terhadap program ini disampaikan Ketua Komite SDN 60 Sambinae Kota Bima, Muhammad Saleh. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan TBQ Ceria dan berharap para wali murid turut berpartisipasi aktif dalam menyukseskan program tersebut.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya bergantung pada sekolah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan orang tua dalam mendampingi dan membimbing anak-anak belajar Al-Qur’an, baik di sekolah maupun di rumah.
Sementara itu, Ketua Pokjawas Kemenag Kota Bima, Ruslan, S.Ag., mengapresiasi inisiatif SDN 60 Sambinae dalam menghadirkan program yang dinilainya memiliki nilai pendidikan dan keagamaan yang penting.
Ia menekankan perlunya upaya bersama untuk memastikan peserta didik memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an. Ruslan juga mengaitkan program tersebut dengan arah pembinaan Pendidikan Agama Islam di lingkungan Kementerian Agama RI, yang mendorong sekolah mengaktifkan program Tuntas Baca Al-Qur’an sebagai bagian dari penguatan pendidikan agama bagi peserta didik.
Apresiasi serupa disampaikan perwakilan Dewan Pendidikan Kota Bima, H. Muhammad Said, S.Pd. Ia menjelaskan bahwa salah satu peran Dewan Pendidikan adalah melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap program-program unggulan di sekolah, termasuk inovasi yang dikembangkan SDN 60 Sambinae.
Ia berharap TBQ Ceria dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan dukungan seluruh pihak. Menurutnya, program yang dirancang dengan baik membutuhkan partisipasi bersama agar tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai secara optimal.
Koordinator Pengawas Dikpora Kota Bima, Abdul Salam HS., S.Pd., M.Pd., juga memberikan apresiasi terhadap program tersebut. Ia menilai TBQ Ceria perlu dikembangkan menjadi praktik baik (best practice) yang dapat menginspirasi sekolah lain dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an peserta didik.
Ia berharap pelaksanaan program tidak berhenti pada sosialisasi, tetapi dilanjutkan dengan pembinaan yang terarah, terukur, dan sesuai dengan target ketuntasan yang telah ditetapkan.
“Kami sangat berharap program ini dapat berjalan sesuai dengan harapan. Kerja sama seluruh pihak, baik sekolah, orang tua, komite, maupun unsur terkait, sangat diperlukan agar anak-anak dapat menuntaskan kemampuan membaca Al-Qur’an sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP,” ujarnya.
Sosialisasi TBQ Ceria menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara sekolah, orang tua, komite, pengawas, Kementerian Agama, dan Dewan Pendidikan Kota Bima. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an sekaligus pembentukan karakter Islami peserta didik.
Melalui program tersebut, SDN 60 Sambinae Kota Bima berkomitmen menghadirkan inovasi pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai keagamaan dan pembentukan akhlak mulia.
Dengan demikian, peserta didik diharapkan tumbuh menjadi generasi yang mencintai Al-Qur’an, mampu membacanya dengan baik, serta mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. (ZR3)






.jpg)


Tidak ada komentar
Posting Komentar