• Dosen Vokasi Unram PDD Bima Bantu Peternak Ciptakan Pakan Sendiri

    Proses pembuatan pakan ternak berbasis bahan lokal yang dipandu Dosen Vokasi Unram PDD Bima Dedy Supriadin SPt MSi di kampus setempat.
    Bima, Zona Rakyat.-Pakan ternak menjadi salah satu faktor penting dalam usaha peternakan terutama peternakan ayam, baik ayam pedaging maupun petelur.
    Sementara harga pakan yang dibutuhkan dalam usaha yang menjadi mata pencaharian dari sebagian masyarakat tersebut menjadi masalah yang kerap menghambat, karena harganya fluktuatif dan cenderung meningkat dari waktu ke waktu. 
    Keluhan para peternak terhadap pakan ini menjadi salah satu alasan hadirnya para pengabdi yang memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam mengurai persoalan yang melilit masyarakat peternak. 
    "Kami hadir di tengah masyarakat untuk membantu menemukan solusi terhadap masalah yang dihadapi," tegas Dedy Supriadin SPt MSi salah seorang dosen Vokasi Unram PDD Kabupaten Bima, Sabtu (26/10/2018).
    Menurut Dedy, salah satu faktor keberhasilan peternak adalah biaya produksi yang rendah dengan kemudahan mendapatkan pakan dengan harga rendah. Namun sebaliknya faktor kegagalan itu juga sangat ditentukan biaya produksi tinggi akibat tingginya harga pakan sehingga berpengaruh terhadap modal usaha dan nilai jual produk peternakan.
    Sebagai dosen Program Vokasi Universitas Mataram PDD Bima hadir bersama tim yang diketuai oleh Ir Abdul Aziz SU dengan anggota Ir H Mastur MSi, Dedy Supriadin SPt MSi dan M Ridwan Saedi MSi, berusaha membantu para peternak khususnya masyarakat Sondosia Kabupaten Bima.
    "Kami menggelar pelatihan yang bertajuk "Pelatihan Menyusun Ransum Ayam Kampung Berbasis Bahan Baku Lokal  di Desa Sondosia Kecamatan Bolo Kabupaten Bima". Kita libatkan juga mahasiswa program Vokasi Unram PDD Bima Program Studi Produksi Ternak Semester III sebanyak 23 orang sebagai peserta," terang Dedy.
    Dedy Supriadin SPt MSi Dosen Vokasi Unram DPP Bima.

    Dijelaskan alumni IPB Bogor ini, kegiatan tersebut merupakan salah satu tugas dosen dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi program vokasi Unram PDD Kabupaten Bima yang salah satunya adalah pengabdian pada masyarakat.
    Kegiatan pelatihan ini kata dia terlaksana diawali dengan survei dan perumusan masalah yang dihadapi oleh peternak ayam di sekitar Desa Sondosia. Masalah tersebut kemudian dituangkan dalam proposal pengabdian pada masyarakat yang diusulkan ke PNBP (SPP/DPP) UNRAM tahun 2017 untuk didanai pada tahun 2018.
    "Alhamdulillah kegiatan dapat terlaksana di kampus vokasi Unram PDD Kabupaten Bima pada tanggal 14 Oktober 2018 lalu," jelas  pria kelahiran Sila ini.
    Pelatihan ini jelasnya dilakukan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan pada masyarakat khususnya peternak ayam untuk dapat memproduksi pakan sendiri dengan memanfaatkan bahan pakan yang tersedia di sekitar sehingga dapat mengatasi tingginya harga pakan dan dapat menekan biaya produksi khususnya pada biaya pakan. 
    Dari hasil pelatihan yang dilaksanakan, dirinya bersama tim berhasil membuat pakan berbentuk pelet (pakan komplit butiran) khusus untuk ayam pedaging umur 3 minggu atau ayam kampung/ras pedaging umur 2 bulan dan atau pakan finisher dengan kode VB12 (VOKASI BIMA12).
    Foto bersama dosen dan peserta pelatihan pembuatan Ransum Ayam Kampung di Kampus Vokasi Unram PDD Bima.
    Pakan yang berhasil diformula tersebut dengan menggunakan bahan baku lokal yang ada di sekitar kita dengan harga yang jauh lebih murah, mudah didapat dan terjangkau. Bahan-bahan itu diantaranya jagung kuning, kedelai, dedak padi, tepung ikan dan top mix.
    "Jika ini serius dan mendapat dukungan dari beberapa pihak terutama pemerintah, maka ini menjadi sutu peluang untuk mendorong bidang peternakan tidak hanya unggas namun ternak besar seperti sapi, kambing dan domba. Untuk dapat memanfaatkan limbah pertanian sebagai sumber pakan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi," beber Dedy.
    Hal ini menjadi sangat penting, karena kita bisa membuat pakan ternak sendiri yang tidak kalah dengan hasil industri pakan ternak di tanah Jawa. Dengan harapan tahun depan banyak peminat yang mau kuliah di kampus Vokasi Unram PPD Bima dan tidak perlu keluar daerah karena di Bima sendiri ada kampus negeri yang tidak kalah bersaing dengan kampus-kampus di luar Bima. (ZR.02)