• Kesbangpol Gandeng Bawaslu dan KPU Sosialisasi Pemilu di Ponpes Al Husayni

    Anggota Bawaslu Kota Bima Asrul Sani saat sosialisasi pemilu dihadapan santri Ponpes Al-Husainy Kota Bima, Kamis (7/2/2019).
    Kota Bima, Zona Rakyat.-Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bima melaksanakan sosialisasi Pemilu 2019 terhadap pemilih pemula Santri Pondok Pesantren Al-Husayni Kota Bima, Kamis (7/2/2019) di mesjid ponpes setempat.
    Dalam sosilisasi pemilu tersebut, Kesbangpol Kota Bima menggandeng Bawaslu Kota Bima, KPU Kota Bima dan Polres Bima Kota.
    Kegiatan  yang dibuka staf ahli Walikota Bima Drs M Nor Madjid MH tersebut menghadirkan narasumber yakni Asrul Sani dari Bawaslu Kota Bima, Bukhari SSos dari KPU Kota Bima dan AKP Muhammad Yamin dari Polres Bima Kota.
    Dalam sambutannya Walikota Bima melalui Staf Ahli Walikota Drs M Nur Madjid MH mengatakan, kegiatan sosialisasi pemilu terhadap pemilih pemula sebagai kewajiban bersama. Tidak saja pemerintah daerah lebih-lebih penyelenggara pemilu baik KPU maupun Bawaslu.
    "Pemilih pemula ini membutuhkan informasi dan sosialisasi yang maksimal agar memahami lebih jauh terkait pemilu. Bagaimana cara menggunakan hak pilihnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan," katanya.
    Kepala Badan Kesatuan Bangsa Kota Bima H Ahmad Fathoni mengatakan, kegiatan sosialisasi kepada para pelajar yang juga pemilih pemula sebagai kewajiban bersama. Minimnya pemahaman terhadap pemilu, hak dan kewajiban mereka dalam berdemokrasi khususnya pemilu 2019 sangat rentan terhadap bergabungnya mereka dalam golongan putih (golput) yang tidak memberikan hak pilihnya.
    "Ini bisa diakibatkan dari minimnya pengetahuan dan pemahaman mereka terhadap pemilu, akibatnya mereka seolah tidak peduli terhadap masa depan bangsa dan daerah. Nah, ini yang sangat berbahaya bagi generasi bangsa," ingatnya.
    Melalui sosialisasi pemilu kata Fathoni, para pemilih pemula khususnya siswa dan siswi SMA/SMK/MA juga santri dan santriwati Pondok Pesantren memahami arti penting sebuah proses demokrasi melalui pemilu yang berlangsung 5 tahun sekali.
    "Kita berharap kegiatan sosialisasi ini akan sangat bermanfaat bagi para siswa dan santri yang masuk sebagai pemilih pemula," harapnya.
    Dihadapan para santri Ketua KPU Kota Bima Bukhari SSos menyampaikan materi terkait demokrasi dan pemilu, sementara Bawaslu Kota Bima Asrul Sani menyampaikan peran penting pengawas dalam pemilu 2019.
    Kapolres Bima Kota melalui Kasat Binmas AKP Muhammad Yamin mengingatkan kepada para santri bahwa sebagai warga negara berkewajiban menjaga ketertiban umum. Selain itu juga harus menjaga hak-hak orang lain, menghormati aturan moral yang diakui umum, mentaati hukum dan ketentuan peraturan perundang undangan yang berlaku.
    Apalagi menghadapi Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019. 
    "Taati semua peraturan yang sudah ditentukan," pinta M Yamin.
    Pada sesi akhir, tiga orang santri mendapat bingkisan dari Polres Bima Kota karena keberaniannya menyampaikan pertanyaan saat sesi tanya jawab. Hadiah bingkisan tersebut masing-masing diserahkan ketiga narasumber secara bersamaan. (ZR.03)