• PTTB dan Ulet Jaya Bima Aksi Menanam Mangrove di Batas Kota

    Aksi tanam mangrove di Niu Batas Kota Bima

    Kota Bima, Zona Rakyat.-
    PTTB dan Ulet Jaya Bima melakukan aksi menanam mangrove di batas Kota Bima, Sabtu (4/10/2020).

    Aksi tersebut menggandeng sejumlah pihak dan komunitas seperti Bawaslu Kota Bima, Bima Dive, POL AIRUT, Pramuka, Ilo Cake dan sejumlah siswa.

    Owner PT Ulet Jaya Bima Imam Suryo Wibowo SE mengatakan, aksi menanam mangrove sebagai sebuah aksi kepedulian terhadap lingkungan khususnya di Kota Bima. Ada sekitar 800 pohon mangrove yang akan ditanam.

    "Bagaimanapun juga sekaranglah saatnya untuk kita berbuat untuk daerah kita tercinta," katanya.

    Imam mengaku merasa ikut bertanggung jawab dengan kondisi daerah kita sepanjang pantai khususnya di wilayah Niu perbatasan Kota Bima. Karena sepanjang pantai ini setiap hari akan dilewati oleh kita bahkan orang-orang daerah lain yang masuk di Kota Bima. Pemandangan akan sangat indah bila mangrove (bakau) tumbuh dan menjadi penyanggah bila air laut pasang.

    Apalagi kata Imam, pemerintah Kota Bima didukung Pemerintah Provinsi NTB akan menghidupkan pariwisata pantai. Mengingat pantai di daerah Kota Bima, Kabupaten Bima dan Dompu tidak kalah menariknya dengan pantai di Sumbawa dan Lombok bahkan daerah lain di Indonesia.

    "Maka tugas kita semua menjaga pantai-pantai ini agar terawat. Termasuk dengan aksi menanam mangrove ini," ungkap Imam yang juga Owner Ilo Cake ini.

    Kata dia, dibangunnya arena Motogp di wilayah NTB sebuah pertanda bahwa NTB sebagai magnet baru bagi pariwisata. Karena selain gelaran motogp maka para wisatawan mancanegara dan domestik akan menikmati suguhan pariwisata di NTB, dan Kota Bima dan Kabupaten Bima tak terkecuali juga menjadi salah satu tujuannya.
    Apalagi upaya pemerintah dalam memperbaiki dan memperluas landasan pacu Bandar Udara Muhammad Salahuddin Bima.


    Sementara Ketua Pemuda Tangguh Tanggap Bencana (PTTB) Kota Bima Jauhar, menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan semua pihak atas gerakan aksi menanam mangrove di pantai Niu batas Kota Bima.

    Dirinya mengaku yakin, aksi yang dilakukan ini akan memberikan manfaat yang besar bagi kelestarian biota laut di Pantai Niu dan sekitarnya. Sekaligus memberikan pemandangan yang indah juga pelindung bibir pantai dari terjangan arus gelombang.

    "Ini aksi positif yang harus terus dilakukan. Inilah aksi solidaritas tanpa rasa takut," ujar pria yang dikenal nyentrik ini.


    Penanaman mangrove ini juga kata dia sangat didukung oleh Walikota Bima. Hal itu ditandai dengan pemakaian topi PTTB Kota Bima oleh Walikota Bima H M Lutfi SE saat ditemui di Pantai Lawata.

    "Apa yang dilakukan PTTB pastinya untuk Kota Bima tercinta. Meskipun saya tidak bisa hadir, karena ada agenda lain, tapi roh sy selalu ada dalam aksi itu," tegas Walikota Bima yang dikutip Ketua PTTB Kota Bima saat apel sebelum aksi menanam Sabtu (3/10/2020) sore. (ZR.05)