• PWPM NTB Siap Laksanakan Rakorwil Internal


    Mataram, Zona Rakyat.-
    Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Nusa Tanggara Barat (NTB) akan melaksanakan Rapat Koordinasi Wilayah (RAKORWIL) bidang internal. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari, tanggal 13-14 Syakban 1442 H bertepatan dengan tanggal 27-28 Maret 2021 M di aula BP PAUDNI Provinsi NTB, Mataram.

    Ketua PWPM NTB, Muslimin kepada Zona Rakyat mengatakan, penyelenggaran Rakorwil bidang internal meliputi bidang Organisasi, bidang Pendidikan dan Kaderisasi, serta bidang Dakwah. “Rakorwil ini mengundang peserta dari unsur Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) secara keseluruhan di NTB,” katanya, Kamis (25/03).

    Menurutnya, utusan masing-masing unsur PDPM sebanyak 5 orang dan ditambah dengan unsur PWPM NTB 10 orang, sehingga jumlah total peserta 60 orang. “Rangkaian acara tentu mengikuti aturan dan panduan protokol kesehatan. Semua peserta akan dilakukan cek suhu tubuh, cuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak antara sesama peserta dan panitia,” terang Muslimin.

    Dijelaskannya, Rakorwil ini dilakukan dalam rangka koordinasi dan konsolidasi bidang internal organisasi, membahas permasalahan aktual organisasi dan isu-isu strategis kebangsaan, baik skala nasional maupun daerah, membentuk Korps Da’i Muda, mensosialisasikan Sistem Perkaderan Pemuda Muhammadiyah, dan membentuk tim Database Kader Pemuda Muhammadiyah se- NTB. Tema kegiatan ini adalah Meneguhkan Kader Dakwah, Memajukan NTB. 

    Kata dia, tema ini diangkat sebagai upaya transformasi nilai dan khittah perjuangan Pemuda Muhammadiyah. Dakwah dalam pandangan Pemuda Muhammadiyah adalah Dakwah Islam yang mencerahkan, memberdayakan, dan menggembirakan. Artinya, lanjut Muslimin, transformasi dan aktualisai dakwah Pemuda Muhammadiyah harus mampu memberikan pencerahan ideologis, kemandirian orgnisasi dan mensejahterakan ekonomi kader secara khusus dan masyarakat secara umum

    “Untuk itu, kegiatan Rakorwil ini mengetengahkan peran Pemuda Muhammadiyah sebagai kader persyarikatan, ummat dan bangsa,” pungkasnya. (ZR.03)