• Laporan Ketua RT Dianggap Tidak Jelas, Rosyani Akan Lapor Balik ke Polres Bima Kota

    Gambar Ilustrasi/Google

    Kota Bima, Zona Rakyat - Pada tanggal 24 agustus 2021 Warga Jatibaru Barat dikejutkan dengan tindakan salah satu oknum rt MLN setempat yang melaporkan warganya ke pihak Polres Bima Kota Atas dugaan tindakan pencemaran nama baik melalui media sosial facebook ke Polres Bima Kota

    Atas Laporan oknum ketua rt tersebut, salah satu oknum terlapor Rosyani pun sekarang telah dipanggil oleh Pihak Polres Bima Kota untuk dimintai keterangan, Sabtu (4/9/21)

    Rosyani yang dihubungi melalui panggilan telephone oleh kru media ini mengatakan,  laporan itu tidak tepat dan laporan ketua rt itu tidak jelas. iapun sangat menyayangkan tindakan ketua rt yang telah mencemarkan nama baiknya

    Lanjut Rosyani, dirinya mengaku akan menuntut balik oknum Ketua RT yang telah melaporkanya itu, karena dalam status akun media sosial facebooknya, dirinya secara meyakinkan, bahwa dirinya tidak secara rinci atau lengkap menyebut nama oknum ketua RT itu

    "MLN yang dimaksud di dalam status akun facebook saya adalah warga kelurahan lain yang mengurus surat-surat dokumen pribadi suami saya, karena suami saya berasal dari sana, bukan MLN ketua rt itu, lagi pula nama MLN seperti dia itu didunia ini banyak, bukan hanya dia saja" Tegas Rosyani.

    Dan Rosyani mengaku, saat ini ia bersama keluarga besarnya sedang mempersiapkan untuk melapor balik oknum rt itu

    "Sekarang kami sedang mempersiapkan untuk melapor balik oknum rt itu, karena diduga telah melakukan pencemaran nama baik saya,"Tegasnya

    Kemudian,  Sukrin selaku ketua karang Taruna Rasanae Barat mengecam keras tindakan yang dilakukan oleh oknum Ketua RT di Kelurahan Jatibaru Barat itu.

    “Seharusnya sebagai RT yang bersangkutan dapat mengayomi warganya, tidak asal lapor dan mencemarkan nama baik Rosyani, cari tahu dulu akar permasalahannya, dan karena sudah terjadi, maka saya dukung upaya Rosyani melapor balikkan oknum RT tersebut,"Tegas sukrin yang dilansir dari salah satu media online Bima.

    Sampai berita ini diturunkan oknum rt tersebut masih diupayakan untuk dimintai keterangan terkait hal tersebut.(ZR-05)