• Alumni SMAN 1 Bima 92 Hadir di Naru Karena Cinta, Bagikan Bantuan Untuk Korban Kebakaran

    Alumni SMAN 1 Kota Bima angkatan 92 saat menyerahkan bantuan melalui Camat Sape bagi korban kebakaran di Desa Naru

    Bima, Zona Rakyat
    .-Musibah kebakaran yang menimpa warga Desa Naru Kecamatan Sape Kabupaten Bima, membuat masyarakat dari berbagai kalangan merasa prihatin dan turut berduka. Rasa prihatin dan duka itu ditunjukkan dengan hadir di tengah-tengah para korban dengan memberikan dukungan moril dan materil. Begitu juga yang ditunjukkan Ikatan Alumni SMAN 1 Bima angkatan tahun 92 (Alumni 92). Sedikitnya 15 orang alumni hadir dan melihat langsung kondisi warga di Desa Naru Kecamatan Sape Kabupaten Bima, Sabtu (16/10/2021).

    Ketua Ikatan Alumni SMAN 1 Bima Ihwan Budiman mengatakan, kehadiran alumni 92 sebagai bentuk keprihatinan dan kepedulian kepada saudara dan keluarga kita di Desa Naru Kecamatan Sape Bima.
    Alumni 92 SMAN 1 Bima yang kini namanya SMAN 1 Kota Bima, merasa terpanggil untuk membantu dan meringankan beban saudara kita yang mengalami musibah kebakaran, yang menghancurkan dan menghanguskan 63 rumah dan satu tempat ibadah dan di dalamnya dihuni sebanyak 80 KK.

    "Alhamdulilah kami bisa hadir langsung di tengah para korban yang rumahnya rata dengan tanah. Kami bisa merasakan kesedihan yang mereka alami. Duka mereka adalah duka kita juga. Kehadiran kita setidaknya bisa membuat mereka tegar dan ikhlas juga bisa tersenyum kembali bahwa mereka tidak sendiri, ada kami, mereka dan kita semua," ungkap Ihwan Budiman yang biasa disapa Imam.


    Iman menjelaskan, seluruh alumni 92 yang tersebar di seluruh Indonesia terpanggil, hadir dan peduli atas nama cinta untuk saudara kita di Desa Naru. Para alumni mengumpulkan sejumlah dana baik secara langsung maupun melalui rekening Bendahara Alumni.

    "Dua hari sejak peristiwa kebakaran terjadi, hingga penyerahan bantuan hari ini, total dana yang terkumpul sebanyak Rp19 Juta. Alhamdulilah semua merasa terpanggil atas nama cinta kami kepada saudara kita yang mengalami musibah," jelas Imam yang juga Ketua Komite SMAN 1 Kota Bima ini.

    Ditambahkan dia, kepedulian yang ditunjukkan Alumni 92, tidak kali ini saja, tetapi tetap hadir saat terjadi bencana alam seperti ini. Begitu juga saat terjadinya banjir bandang di wilayah Kabupaten Bima beberapa waktu lalu. Bahkan sebelumnya saat bencana kebakaran yang terjadi di Bajo pulo dan banjir bandang di Kota Bima tahun 2016.

    "Kami semua merasa terpanggil untuk membantu, karena mereka juga saudara-saudara kita yang membutuhkan uluran tangan kita semua," imbuhnya.

    Ditambahkan Imam, bantuan yang diserahkan kali ini berupa air mineral sebanyak 50 dus dan uang tunai Rp200 Ribu masing-masing Kepala Keluarga.

    "Air mineral 50 dus kami serahkan melalui Camat Sape, sedangkan uang tunai langsung diserahkan kepada masing-masing KK yang terdampak. Alhamdulillah sebanyak 80 KK kita datangi satu persatu," bebernya.

    Melihat kondisi para korban terdampak ini kata ketua alumni, sungguh sangat memprihatinkan. Sementara mereka kini tinggal di tenda-tenda darurat di atas puing-puing rumah mereka yang kebakaran.

    "Kondisi mereka sungguh membuat hati kita terenyuh. Mari, siapapun kita bahu membahu ulurkan tangan untuk membantu para korban kebakaran di Desa Naru ini," ajaknya.

    Ketua alumni ini juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh alumni SMAN 1 Kota Bima angkatan 92. Baik yang di Jabodetabek, Bandung, Bandung, Surabaya, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, juga Papua dan daerah lainnya. Lebih-lebih yang ada di NTB khususnya di Kota dan Kabupaten Bima. Atas dukungan dan bantuan para alumni bagi saudara kita di Desa Naru Kecamatan Sape Kabupaten Bima.


    "Amanah teman-teman sudah kami sampaikan, insya Allah bantuan yang kita berikan bermanfaat dan berkah. Semoga apa yang kita lakukan ini bernilai ibadah disisi Allah SWT," harapnya. (ZR.03)