PWM NTB Gelar ToT SatuMu, Targetkan Tuntas Satu Data Muhammadiyah
![]() |
| Foto kegiatan ToT Satu Data Muhammadiyah (SatuMu) di Gedung BGTK Provinsi NTB, Mataram. |
Mataram, Zona Rakyat.–Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar kegiatan Training of Trainer (ToT) Satu Data Muhammadiyah (SatuMu) di Gedung BGTK Provinsi NTB, Mataram, Sabtu (25/07/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis Muhammadiyah dalam mempercepat digitalisasi dan integrasi data organisasi.
Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PWM NTB, Yusran Saudi, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelaksanaan ToT SatuMu merupakan amanat dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk menuntaskan program Satu Data Muhammadiyah.
“Ini adalah amanat PP Muhammadiyah untuk menuntaskan SatuMu. Targetnya, akhir Agustus nanti kita sudah memiliki data Muhammadiyah yang tuntas dan terintegrasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, data tersebut nantinya akan menjadi rujukan penting dalam berbagai agenda strategis organisasi, mulai dari Musyawarah Cabang (Musycab), Musyda Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), hingga Muktamar Muhammadiyah. Selain itu, penggunaan akun MASA (Muhammadiyah Account System Access) juga menjadi indikator keaktifan anggota Muhammadiyah secara digital.
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur pimpinan Muhammadiyah se-NTB, di antaranya perwakilan MPI Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agus Setiawan, jajaran PWM NTB, PDM, PCM, PRM, serta PWM Aisyiyah NTB. Seluruh rangkaian kegiatan dipandu langsung oleh tim dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Sementara itu, Wakil Ketua PWM NTB, Syafruddin AR Baso, dalam arahannya menekankan pentingnya kesiapan Muhammadiyah menghadapi tantangan di abad kedua, khususnya dalam bidang teknologi dan digitalisasi data.
“Memasuki abad kedua, Muhammadiyah dihadapkan pada tantangan yang semakin kompleks, salah satunya adalah teknologi. Sebagai organisasi maju, kita harus mampu mengimbangi perkembangan tersebut, termasuk dalam pengelolaan data warga Muhammadiyah,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen PWM NTB dalam mendorong digitalisasi tata kelola organisasi, mulai dari tingkat wilayah hingga ranting.
“Kita harus memanfaatkan teknologi untuk kemajuan organisasi. Digitalisasi data menjadi kebutuhan mendesak agar Muhammadiyah semakin tertib, akuntabel, dan modern,” lanjutnya.
Selain itu, Syafruddin juga mendorong seluruh pengurus Muhammadiyah untuk aktif memanfaatkan media sosial sebagai sarana dakwah yang efektif di era digital.
Kegiatan ToT SatuMu ini diharapkan mampu melahirkan para trainer yang kompeten dalam mengelola dan menginput data Muhammadiyah secara sistematis, sehingga percepatan implementasi Satu Data Muhammadiyah dapat tercapai sesuai target yang telah ditetapkan. (ZR3)




.jpg)


Tidak ada komentar
Posting Komentar