• Breaking News

    Warga Desa Mpuri Bersihkan Lahan Bebatuan, Bantu Tingkatkan Hasil Tani Jagung

    Lahan bebatuan yang diubah menjadi lahan produktif di Desa Mpuri Kecamatan Madapangga.

    Bima, Zona Rakyat.-
    Kegiatan pengambilan batu di lahan pertanian Desa Mpuri Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima disambut positif oleh masyarakat. Bagi warga, pekerjaan ini sangat membantu memperbaiki lahan bebatuan yang sebelumnya tidak layak tanam.


    Syaiful, S.Pd salah seorang pemuda Desa Mpuri yang juga ikut membantu proses perbaikan lahan mengaku senang dengan aktivitas pengambilan batu di Desa Mpuri.

    "Pemuda Desa Mpuri sangat bahagia dan senang karena masyarakat yang kami bantu untuk perbaiki lahan mereka yang dulunya tidak dapat dimanfaatkan, sehingga layak seperti sekarang," ujar Saiful, Jum'at (24/7/2026).

    Menurutnya, sebelum ada kegiatan ini hasil pertanian warga sangat minim. Lahan banyak dipenuhi batu besar di permukaan sehingga hasil jagung sedikit dan merugikan sangat petani.

    "Sebelum adanya pengambilan batu di atas tanah kemarin hasil tani saya sedikit. Dengan adanya perbaikan ini hasil tani kami akan bertambah dan sangat memudahkan juga akses untuk kami bekerja dan lainnya," jelasnya.

    Saiful juga menegaskan bahwa kegiatan ini murni atas permintaan pemilik lahan. Pihaknya tidak melakukan penggalian dalam.

    "Kami tidak menggali satu meter ataupun 2 meter ke dalamnya. Tapi kami hanya mengambil batu yang nongol di atas tanah yang tidak bisa ditanami," katanya.

    "Pada saat pertama saya didatangi beberapa pemilik lahan untuk mengeluarkan batu dan saya mengiyakan langsung karena ini sangat membantu masyarakat," lanjutnya.

    Lebih jauh Saiful menyampaikan hasil dari pengambilan batu ini tidak dijual keluar desa. Semuanya digunakan untuk kepentingan Desa Mpuri.

    "Kami juga tidak menjual ke desa lain karena kami menjual untuk bronjongisasi Desa Mpuri sendiri, memperbaiki desa kami tercinta. Kami tidak meraup keuntungan sendiri. Kami juga menghasilkan PAD Desa Mpuri, pemuda dan Masjid Nurul Huda juga menerima semua manfaat yang kami lakukan," pungkasnya.

    Para pemilik lahan seperti Herlin juga mengaku sangat senang dan terbantu. Dengan keluarnya batu dari lahan, mereka optimis hasil jagung ke depan akan meningkat.

    Dari pantauan di lapangan, kondisi lahan kini sudah bersih dari batu-batu besar. Tanahnya sudah rata dan siap untuk diolah kembali oleh warga. (ZR4)

    Tidak ada komentar